Foto bersama Galuh Prihandini (ketiga dari kanan) usai pelantikan KPPS di Mamuju Tengah. (Ist.)
banner 728x90

Mamuju Tengah, Katinting.com – Pada Kamis, 25 Januari 2024, sebanyak 2.905 petugas Kelompok Penyelenggara Pemungut Suara (KPPS) di KPU Mamuju Tengah (Mateng) resmi dilantik. Mereka akan tersebar di 54 desa di lima kecamatan.

Salah satu dari ribuan yang dilantik menarik perhatian, karena merupakan mantan Anggota KPU Mamuju Tengah periode 2013-2018 dan 2018-2023. Namun, pada periode keduanya, dia hanya menjabat selama setahun pada 2019 karena terangkat menjadi ASN, guru pendidikan bahasa inggris.

Nama yang cukup mencuri perhatian adalah Galuh Prihandini, anggota PPS Desa Bambamanurung, yang juga pernah menjadi penjabat kepala desa Salulebbo pada tahun 2021-2022.

Dalam wawancara dengan Katinting.com, Galuh menyatakan keinginannya untuk menjadi anggota KPPS karena ingin merasakan langsung dari bawah, bagaimana rasanya menjadi bagian dari kesuksesan penyelenggaraan Pemilu.

“Saya pernah menjadi anggota KPU, dan rasanya kurang lengkap jika tidak merasakan menjadi anggota KPPS. Kita tahu bersama bahwa suksesnya Pemilu sangat ditentukan oleh penyelenggara di tingkat paling bawah, yaitu KPPS, yang bekerja keras melaksanakan pemungutan dan penghitungan suara di TPS,” ucapnya.

Meskipun pernah menjadi komisioner KPU tingkat kabupaten, Galuh tidak merasa malu atau ragu untuk mendaftar menjadi anggota KPPS. Bahkan, dia mengikuti proses pendaftaran dari awal, memenuhi semua persyaratan menjadi anggota KPPS hingga akhirnya terpilih dan dilantik.

“Saya mengikuti semua proses, mulai dari pendaftaran, penerimaan berkas, wawancara, hingga terpilih dan dilantik. Tidak ada jalan pintas, saya mengikuti semua proses dengan sungguh-sungguh,” ungkap ibu tiga anak ini.

Galuh menjelaskan bahwa menjadi anggota KPPS adalah sebuah kebanggaan, karena berpartisipasi dalam mengawal proses demokrasi lima tahunan dan menjadi bagian dari kesuksesannya merupakan catatan sejarah tersendiri.

Dia juga memberikan motivasi kepada semua petugas KPPS untuk menjalankan tugas dengan baik dan tanpa rasa minder, serta menjunjung tinggi integritas terhadap proses pemilu dan demokrasi.

“Menjadi anggota KPPS adalah tugas mulia, dan kita adalah ujung tombak kesuksesan pemilu pada 14 Februari 2024 mendatang,” tandasnya.

Galuh menegaskan bahwa anggota KPPS, meskipun secara struktural merupakan penyelenggara pemilu di tingkat bawah, namun bukanlah rendahan. Mereka memiliki peran yang sangat penting dan menentukan dalam kesuksesan pemilu.

(Anhar)

Bagikan
Deskripsi gambar...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here