Nasrun SH. (Ist.)
banner 728x90

Mamuju, Katinting.com – Proses hukum kasus dugaan pidana penipuan dan penggelapan uang yang menyeret mantan bendahara di Sekretariat Daerah Kabupaten Mamuju, Abd. Gafur dinyatakan lepas dari jeratan hukum.

Sebelumnya, Abd. Gafur dituntut 4 tahun penjara di pengadilan negeri Mamuju, namun akhirnya divonis lepas.

Nasrun SH, selaku kuasa hukum Abd. Gafur, kepada Katinting.com menyampaikan, kliennya dinyatakan lepas, sebagaimana dari awal pledoinya bahwa perkara tersebut bukan pidana melainkan perdata.

“Sebagaimana dari awal pledoi kami bahwa perkara ini bukan pidana melainkan perdata sebagaimana fakta persidangannya,” kata Nasrun SH, kepada Katinting.com. Kamis (10/1).

Lebih lanjut Nasrun menjelaskan, yang menjadi pertimbangan majelis hakim difakta persidangan, tiga pelapor tidak pernah meminjamkan dana kepada Gafur dan dibayarkan atas nama Pemkab Mamuju.

“Makanya mereka kembali meminjamkan dengan kesepakatan bunga 10 persen, walaupun secara lisan sebagaimana diatur dalam KUHAP perdata.”

Masih kata Nasrun, meskipun tindak pidananya memenuhi unsur namun majelis hakim sependapat atas apa yang menjadi pledoi kami di sidang sebelumnya. Bahwa kasus tersebut adalah persoalan perdata.

Lebih lanjut pengacara muda ini menerangkan bahwa sangkaan pidana kepada kliennya Abd. Gafur telah lepas. Untuk selanjutnya pada urusan perdata ia belum tahu, sebab pihaknya hanya mendampingi sampai pada proses hukum saat ini, atas dugaan pidana.

(Anhar)

Bagikan
Deskripsi gambar...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here