banner 728x90

DPR RI Minta Pemda Perhatikan Nasib Perawat

Tidak ada komentar 6091 views
banner 728x90

Anggota komisi IX DPR RI, Edy Wuryanto saat ditemui disalah satu cafe di Mamuju. (Dok. Zulkifli)

Mamuju, Katinting.com – Anggota Komisi IX DPR RI, Edy Wuryanto meminta Pemerintah Provinsi dan Pemerintah Kabupaten di Sulawesi Barat (Sulbar) untuk lebih memperhatikan lagi nasib tenaga perawat.

Dia mengatakan tenaga perawat di Sulbar yang bekerja di rumah sakit pemerintah statusnya belum jelas dan gajinya pun masih dibawa UMK.

Data yang diterima dari Persatuan Perawat Nasional Indonesia (PPNI) Sulbar, dari enam ribuan perawat di Sulbar, sekira empat ribu lebih perawat non-ASN.

“Jadi sebagian besar yang melayani kesehatan di Sulbar ini non-ASN dengan gaji yang tidak fair, ada yang Rp. 300.000, Rp. 400.000 dan 500.000,” katanya saat ditemui disalah satu cafe di Mamuju, Minggu (2/2) malam.

Hal tersebut menjadi perhatian serius komisi lX DPR RI. Karena menurut Ketua PPNI Jateng ini kualitas layanan yang diterima oleh rakyat tergantung kepada perawat.

“Makanya kami menemui Gubernur, Kadis Provinsi, Distenaker untuk mencari solusi. Kami minta karena sekarang Pemerintah Pusat sedang menata kepegawaian yang PNS dan P3K,” sebutnya.

Dia menjelaskan, sejak tahun 2006 bahkan ditekankan lagi pada tahun 2014, Pemerintah daerah dilarang untuk merekrut tenaga honorer namun kenyataannya pemerintah daerah butuh. Ia menilai cara pemerintah daerah merekrut tenaga honorer dengan cara yang tidak tepat karena pada akhirnya pemerintah daerah tidak mampu membayar gaji sesuai yang diharapkan.

Olehnya itu, pemerintah pusat saat ini mulai menata semua yang ada di layanan publik, untuk diangkat statusnya menjadi ASN atau P3K.

“Kami berharap yang sudah bekerja ini dimasukkan kedalam gerbong antara ASN atau P3K. Paling mungkin P3K, kecuali K2 yang sudah punya nomor induk register nasional itu kalau bisa diangkat menjadi ASN. Itu harapan kami. Jadi antara Menpan dan daerah nanti itu nyambung,” ungkapnya.

Anggota DPR RI fraksi PDIP ini juga menuturkan hasil pertemuannya dengan Gubernur Sulbar, kata dia, Pemerintah akan mengupayakan hal tersebut karena masih menunggu peraturan teknis dari Kemenpan.

“Jadi data-data perawat yang ada di Sulbar ini akan segera dikoordinasikan untuk diusulkan melalui Kemenkes baru Kemenpan. Keputusan nya apa, tentu kita akan tunggu kebijakan dari Kemenpan,” sebutnya.

(Zulkifli)

Bagikan

Pencarian Terkait

banner 728x90
Tidak ada Respon

Tinggalkan pesan "DPR RI Minta Pemda Perhatikan Nasib Perawat"