Dialog Publik yang di selenggarakan AMSI mengenai Trustworthy News Indicators. (Ist)
banner 728x90

Kaltim, Katinting.com – AMSI bersama Internews dan USAID MEDIA menggelar diskusi terbuka di Hotel Suite Royal Balikpapan mengenai Trustworthy News Indicators, sekaligus bagian dari Konferwil ke-2 AMSI Kalimantan Timur.

Diskusi ini, dengan moderator Andi Surayya dari Universitas Balikpapan, menampilkan tiga narasumber: AKP Syakir Arman dari Kepolisian Daerah Kalimantan Timur, Wamustofa Hamzah dari Bawaslu Propinsi Kalimantan Timur, dan Stefanus Felix Lamuri, Direktur Eksekutif AMSI.

Acara ini dihadiri oleh perwakilan Pemerintah Propinsi Kalimantan Timur, Kodam VI Mulawarman Kaltim, Lantamal XIII Balikpapan, Dinas Komunikasi dan Informatika Provinsi Kaltim, Basarnas Kaltim, sejumlah dosen, dan awak media.

Sumarsono, Koordinator Wilayah AMSI Kalimantan, menyoroti pentingnya pemberitaan media yang memiliki indikator Trustworthy dalam menangkal hoaks. Dia menekankan pentingnya proses jurnalistik yang melibatkan kaidah-kaidah etika dan verifikasi yang memadai.

Eric Sasono dari Internews Indonesia menyoroti tantangan besar yang dihadapi media dalam memperbaiki kepercayaan masyarakat terhadap berita. Ia mengapresiasi inisiatif AMSI dalam menciptakan Trustworthy News Indicators sebagai upaya mengembalikan kepercayaan tersebut.

Trustworthy News Indicators adalah upaya swa-regulasi media untuk memastikan keberitaan yang dapat dipercaya. Diharapkan dengan penerapan indikator ini, kepercayaan publik terhadap media akan meningkat.

Wamustofa Hamzah dari Bawaslu menegaskan pentingnya kerjasama kolaboratif, terutama menjelang Pemilu, untuk menangkal hoaks. Syakir Arman dari Kepolisian Daerah Kaltim menyoroti kompleksitas dalam menanggulangi hoaks, yang kadang berasal dari sumber yang tidak terduga.

Felix Lamuri menunjukkan data yang menyoroti peningkatan hoaks menjelang periode politik, seperti pada tahun 2019. Ia menegaskan bahwa penerapan indikator Trustworthy dalam proses jurnalistik dapat mencegah hoaks.

Andi Surayya, dalam penutup diskusi, menekankan perlunya kolaborasi lintas sektor untuk menangkal hoaks, terutama dalam konteks pemilu, dengan Trustworthy News Indicators sebagai pendekatan yang berpotensi efektif. (*)

Bagikan
Deskripsi gambar...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here