Suasana rapat paripurna di gedung DPRD Mamuju, Senin (10/7/23). (Dok. Zulkifli)
banner 728x90

Mamuju, Katinting.com – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Mamuju minta Dinas Sosial serius mengatasi persoalan gelandangan dan pengemis (Gepeng) di dalam kota Mamuju.

Hal itu disampaikan Anggota DPRD Kabupaten Mamuju, Nazaruddin usai rapat paripurna padangan umum fraksi-fraksi terhadap Ranperda pertanggungjawaban pelaksanaan APBD Kabupaten Mamuju tahunn anggran 2020, Seni (10/7/23)\

“Peminta-minta di jalan mencoreng citra Mamuju seakan-akan tidak ada lapangan kerja. Kepala dinas sosial tolong di pantau karena sangat tidak tepat itu terjadi di Mamuju,” kata Nazaruddin.

Senada, Wakil Ketua DPRD Mamuju, Syamsuddin Hatta agar kasus ini segera ditangani oleh dinas terkait untuk ditertibkan. “Saya meyakini mereka (pengemis ini berasal) dari luar (kabupaten Mamuju) agar supaya Dinas Sosial melakukan penertiban agar ketertiban terjaga di lalulintas kita,” ungkapnya.

Menanggapi itu, Kepala Dinas Sosial Kabupaten Mamuju, Iksan Lamasi menuturukan, pihaknya setiap saat selalu melakukan penertiban. Namun para gepeng (gelandangan dan pengemis) ini setiap saat ada.

“Kami setiap saat melakukan penertiban. kami yakin bahwa gepeng ini orang dari luar kabupaten Mamuju. Kami selalu tertibkan. Kami berupaya mengantisipasi ini karena memang gepeng ini setiap saat ada,” kata Iksan Lasasmi.

Hanya saja katanya, yang menjadi kendala mereka saat ini adalah tidak adanya rumah singgah untuk menetap sementara sebelum dipulangkan ke daerah asalnya masing-masing.

“Setelah diidentifikasi ternyata mereka berdomisili diluar Kabupaten Mamuju. Makanya kita akan tertibkan, baru kita pulangkan ke daerah asalnya,” tutupnya.

(Advertorial)

Bagikan
Deskripsi gambar...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here