Rabat beton di Desa Bambang. (Ist.)
banner 728x90

Mamasa, Katinting.com – Pembangunan rabat beton jalan dusun yang ada di Desa Bambang, Kecamatan Bambang, Kabupaten Mamasa dipertanyakan warga lantaran dinilai tidak sebanding dengan anggaran.

Warga Desa Bambang, Yopi menerangakan, dirinya mempertanyakan hasil pekerjaan tersebut dan tidak setuju dengan hasil pembangunan rabat beton jalan dusun di Desa Bambang lantaran tidak sebanding dengan jumlah anggaran. Hal itu dikemukakan saat konfirmasi di kediamannya, Senin(14/1) lalu.

Kata Yopi, ia telah melaporkan pernyataan tidak setuju kepada pihak Badan Permusyawaratan Desa (BPD) sejak November 2018, tetapi tidak ada respon atau tindakan yang di lakukan oleh pihak BPD.

Lanjut Yopi, waktu proses pengerjaan ia sudah berdebat dengan seorang Tim Pengelola Kegiatan (TPK) desa mengenai campuran karena ia tidak setuju jika 3 karung pupuk pasir di campur 1 sak semen 40 Kg.

Dirinya juga menuturkan, sudah menemui pihak BPD bulan November 2018 untuk menanyakan mengenai pembelian bahan yang murah yaitu batu krikil Rp. 270 .000 per kubik dan pasir Rp. 170.000 per kubik dan upah tenaga kerja yang murah Rp. 30.000 per meter yang mempunyai ukuran lebar 120 cm dan tinggi 15 cm.

Lanjut Yopi, karena pembangunan rabat beton tersebut menggunakan 20 kubik batu krikil, 20 kubik pasir dan 100 sak semen 40 kilogram (kg), mal yang digunakan papan bekas pembangunan rabat beton di dusun lain dan tidak menggunakan mesin moleng.

Kata Yopi, ia menanyakah hal tersebut karena jika betul, “Maka saya beranggapan anggaran yang tecantum di spanduk pembangunan rabat beton tersebut tidak sesuai dengan jumlah pengeluaran karena saya mempunyai catatan pribadi dan tidak sesuai dengan jumlah anggaran dan jumlah pengeluaran,” tandasnya.

Sementara BPD Bambang, Suryadman yang ditemui Yopi saat dikonfirmasi di kediamannya membenarkan Yopi pernah datang di rumahnya untuk bertanya mengenai proyek tersebut.

Lanjut Suryadman, ia menampung pertanyaan maupun pernyataan tidak setuju Yopi untuk dilanjutkan ke pihak-pihak yang terkait.

“Hal ini tentu akan dibahas di Musrembang desa mendatang,” jelas BPD.

(MG-1/Hapri Nelpan)

Bagikan
Deskripsi gambar...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here