Petugas dari satuan lalintas Polres Mamuju Tengah, saat melakukan tilang manual kepada pengendara angkutan sawit yang over dimension over load (ODOL), dalam operasi Patuh Marano Juli 2023. (dok Fhatur Anjasmara)
banner 728x90

Mamuju Tengah, Katinting.com – Meskipun Mamuju Tengah menjadi salah satu daerah di wilayah hukum Polda Sulbar, dinilai khalayak tingkat ketidakkepatuhan berlalulintas masih tinggi, namun dalam operasi Patuh Marano Juli 2023 yang digelar dua pekan, Polres Mamuju Tengah, hanya berhasil menjaring sebanyak 199 pelanggar.

Dari data yang dikeluarkan oleh Polres Mamuju Tengah, merupakan hasil operasi Patuh Marano Juli, 2023, sebanyak 199 yang berhasil dijaring, masing masing 94 diberikan tindakan tilang manual, sementara 105 hanya diberikan teguran atas pelanggaran yang ditemukan pada pengendara.

“Tilang manual menjadi langkah efektif dalam memberikan efek jera dan kesadaran bagi para pelanggar, sehingga diharapkan dapat mengurangi pelanggaran di masa mendatang,” terang Kasat Lantas Polres Mamuju Tengah IPTU Junaid, Senin (24/7).

Ia menuturkan, keberhasilan pelaksanaan operasi Patuh Marano Juli 2023 ini, merupakan hasil sinergitas antar anggota dan unsur yang terlibat selama operasi berlangsung, karenanya ia juga memberikan apresiasi yang tinggi kepada semua pihak yang telah menyukseskan operasi Patuh Marano Juli 2023, dalam rangka menciptakan budaya tertib berlalu lintas di wilayah hukum Polda Sulbar umumnya, dan Polres Mamuju Tengah khususnya.

“Karenanya, dengan kerja keras dan dukungan masyarakat, Operasi Patuh Marano 2023 telah mencatatkan prestasi yang membanggakan dalam menindak pelanggar lalu lintas. Semoga hasil ini dapat menjadi pembelajaran bagi seluruh pengendara untuk lebih patuh dan disiplin dalam berlalu lintas” tutur Junaid.

Mantan Kasat Lantas Polresta Mamuju ini, menambahkan, meskipun operasi Patuh Marani Juli 2023 telah berakhir, tapi dalam rangka menjaga tertib berlalu lintas sebagai edukasi terhadap masyarakat, pihaknya tetap akan menggelar patroli rutin.

“Sebab ini sudah menjadi komitmen kami, dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat, untuk menciptakan lingkungan berlalulintas yang aman dan nyaman” imbuh Junaid

Terpisah saat laman ini, mengkonfimasi berapa besar jumlah pendapatan negara bukan pajak (PNBP) yang diterima selama operasi Patuh Marano Juli 2023, Kapolres Mamuju Tengah AKBP Amri Yudhy, mengemukakan untuk mengetahui jumlah setoran PNBP, bisa di cek ke pengadilan, sebab PNBP baru akan dibayarkan pasca sidang.

“Kalau setahu saya belum dilaksanakan sidang ya blm ada PNBP. Setelah ada vonis pengadilan baru masuk PNBP. Silahkan cek di┬ápengadilan” singkat mantan Kasubagkum di Kompolnas RI ini.

Dalam operasi Patuh Marano Juli 2023, kali ini, jajaran Polres Mamuju Tengah, melakukan penindakan terhadap para pelanggar lalu lintas, mulai dari pengendara yang tidak menggunakan helm, pengemudi yang melawan arus hingga kendaraan odol. (Fhatur Anjasmara)

Bagikan
Deskripsi gambar...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here