Foto bersama tim gugus tugas pencegahan Covid-19 Mamuju Tengah, yang siap di terjungkal ke Desa Pontanakayyang. (Mahfudz)
banner 728x90

Mateng, Katinting.com – Saat ini salah satu wilayah desa di Mamuju Tengah, dalam pengawasan ketat Tim Gugus Tugas Pencegahan Covid-19, adalah Desa Pontanakayyang, Kecamatan Budong budong, Mamuju Tengah melalui isolasi wilayah.

Desa yang berpenduduk tidak kurang dari 3.000 jiwa ini, diisolasi setelah dari hasil swab pasien PDP yang meninggal sepekan lalu, hasilnya menunjukan positif terinfeksi Coronavirus Disiase 2019 (Covid-19). Dan khusus lorong IV di desa ini, dilakukan. Isolasi penuh bagi warganya, karena dilorong IV ini berasal PDP yang dinyatakan positif hasil swabnya.

Akibat isolasi wilayah ini, dampak yang dihadapi oleh warga mulai terasa, sehingga sebagian besar warga berharap kiranya, pemerintah kabupaten mesti melakukan intervensi kepada mereka sebagai konsekuensi dari isolas wilayah ini.

“Kami sudah empat hari menjalani isolasi wilayah, tapi tidak satupun petugas keamanan maupun petugan kesehatan yang datang kepada kami, sehingga kami tidak tahu mau berbuat apa,” ungkap Yusak Sambolangi salah seorang perwakilan pemuda desa kepada Katinting.com melalui WhatsApp, Senin (14/04).

Katanya pernyataan melalui laporan Sekkab Mamuju Tengah, yang disampaikan sebagai laporan dalam rapat gabungan Forkopimda se Sulbar, bahwa sudah ada bantuan berupa Vitamin disalurkan ke warga desa yang diisolasi diungkapnya, jika warga desa belum menerima vitamin tersebut sementara hal tersebut sangat mereka butuhkan.

“Jadi tidak benar kalau kami sudah mendapatkan bantuan vitamin, karena jangankan vitamin, petugas kesehatan saja, belum ada yang datang menemui kami,” kata Yusak.

Saat dikongfirmasi Sekkab Mamuju Tengah, Askary Anwar, bertindak sebagai Jubir Tim Gugus Tugas Pencegahan Covid-19 Mamuju Tengah, menyampaikan bahwa pemberian Vitamin dan sebagian bantuan sembako memang penyaluran pertama baru diperuntukkan pertama-tama kepada warga yang ada dilorong IV Desa Pontanakayyang, yang diisolasi total.

“Dan untuk warga lainnya didesa yang sama, kami tetap juga perhatikan, namun baru hari ini, kami turunkan tim, untuk mendata apa saja kebutuhan mereka, untuk kami salurkan kedalam, sebab penggunanaan dana darurat bencana itu cukup ketat, mesti jelas peruntukannya, karenanya, kami baru menurunkan tim, guna mendapatkan apa yang sangat dibutuhkan oleh warga didalam diluar wilayah Lorong IV ini,” jelas Askary.

Karenanya, Ia telah meminta Kalaksa BPBD Mamuju Tengah, Rahmat Syam, segera masuk ke Pontakayyang, mengassesment kebutuhan warga didalam. Sebagai upaya Pemkab memenuhi apa yang menjadi kebutuhan penting warga.

“Sebab itu, saya berharap warga tetap tenang dan sabar, karena kami tetap akan memperhatikan mereka, makanya saya perintahkan pa Rahmat Syam, segera masuk ke Pontanakayyang dan melaksanakan tugas sesuai protokol penanganan wilayah yang ditetapkan sebagai zona merah,” tutup Askary.

(Mahfudz)

Bagikan
Deskripsi gambar...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here