Suhardi Duka dan AHY saat menyapa warga yang mengikuti color run di Mamuju, 28 Februari 2023. (Dok. Zulkifli)
banner 728x90

Mamuju, Katinting.com – Anggota DPR RI, Dapil Sulbar, Suhardi Duka secara resmi ditunjuk Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Demokrat untuk maju sebagai Calon Gubernur Sulbar pada Pilkada 2024 mendatang.

Penunjukan itu tertuang dalam surat tugas bernomor 39/INT/DPP.PD/X|I/2023 tertanggal 19 Desember 2023. Surat tugas itu ditujukan kepada Suhardi Duka sebagai cagub Sulawesi Barat (Sulbar).

Tak hanya SDK, Surat Tugas tersebut juga menunjuk beberapa kader Partai Demokrat dibeberapa daerah diantaranya :

1. Surat tugas nomor 39/INT/DPP.PD/XII/2023 tertanggal 19 Desember 2023. Surat tugas itu ditujukan kepada Waketum Partai Demokrat Benny K Harman sebagai cagub Nusa Tenggara Timur (NTT).

2. Surat tugas nomor 38/INT/DPP.PD/XII/2023 tertanggal 19 Desember 2023. Surat tugas itu ditujukan kepada Anwar Hafid sebagai cagub Sulawesi Tengah (Sulteng).

3. Surat tugas nomor 37/INT/DPP.PD/XII/2023 tertanggal 19 Desember 2023. Surat tugas itu ditujukan kepada Suhardi Duka sebagai cagub Sulawesi Barat (Sulbar).

4. Surat tugas nomor 40/INT/DPP.PD/XII/2023 tertanggal 19 Desember 2023. Surat tugas itu ditujukan kepada Abdul Faris Umlati sebagai cagub Papua Barat Daya.

5. Surat tugas nomor 41/INT/DPP.PD/XII/2023 tertanggal 19 Desember 2023. Surat tugas itu ditujukan kepada Nadalsyah sebagai cagub Kalimantan Tengah (Kalteng).

6. Surat tugas nomor 46/INT/DPP.PD/XII/2023 tertanggal 19 Desember 2023. Surat tugas itu ditujukan kepada Mashur sebagai cabup Sidenreng Rappang, Sulawesi Selatan (Sulsel).

Seluruh surat tugas tersebut ditandatangani oleh Sekjen Partai Demokrat Teuku Riefky Harsya.

Menanggapi hal tersebut, SDK menyampaikan bahwa Surat Tugas itu dikeluarkan berdasarkan hasil survei terhadap sejumlah kader Partai Demokrat yang dianggap potensial untuk diajukan sebagai calon Gubernu

“Untuk saya di Sulbar masih membuka 2 opsi yakni Partai Demokrat bisa mengajukan Cagub dan bisa juga mengajukan Cawagub. Terserah nanti hasil loby pasca Pemilu 2024,” kata SDK saat dikonfirmasi via whatsapp, Kamis (11/1/24).

Lebih lanjut, SDK menyampaikan, apapun hasil Pileg 2024 akan menjadi barometer setiap kader untuk menghitung peluang pada posisi strategis di daerah.

“Yah sekali lagi kita punya 2 opsi, hasil Pileg yang menentukan. Tapi yang pasti surat tugas itu telah memberikan peluang besar bagi saya,” tutup SDK.

(*)

Bagikan
Deskripsi gambar...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here