Rakor data desa presisi di Majene. (Hms)
banner 728x90

Majene, Katinting.com – Penjabat Gubernur Sulbar menginginkan antara Desa, Bupati dan Gubernur datanya sama, jangan sampai datanya berbeda. Inilah yang biasa menjadi permasalahan.

Hal itu disampaikan saat rapat koordinasi Data Desa Presisi (DDP) yang berlangsung bersama jajaran Pemkab Majene, Kepala Desa dan Lurah se- Kabupaten Majene.

“Akhirnya kita berdiskusi dengan IPB dan kita dapat yang namanya data desa presisi. Tujuannya agar desa dapat mengatasi masalah yang dihadapi berbasis data,” kata Akmal Malik.

Sehingga kata Akmal Malik, kita ingin menyatukan data yang sama, agar dapat melahirkan kebijakan yang tepat.

Dari data itu didapatkan data yang akurat, sekaligus dapat diukur keakuratannya. Dari data itu juga akan mengetahui Potensi desa. “Dengan data presisi bapak akan tau berapa jumlah pohon yang ada di Desanya. Saya hanya ingin memberikan pelajaran untuk Indonesia,” ucapnya.

Ia berharap, dukungan seluruh pihak baik dari pemerintah desa, kelurahan dan pemerintah kabupaten Majene agar mau mempersiapkan data. “Saya memulai dari Sulbar, dan kita ingin data ini menjadi solusi,” tutup Akmal Malik.

Wakil Bupati Majene, Aris Munandar berharap data yang dihasilkan dapat membuat program dan kegiatan yang disusun lebih baik untuk menuju Majene yang maju dan religius.

Adv. Diskominfosandi Sulbar

Bagikan
Deskripsi gambar...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here