Surat Edaran Kemenkes RI yang Hoax. (dok Ist)
banner 728x90

Mamuju, Katinting.com – Dalam 3 x 24 jam terakhir, beredar serangkaian pesan berantai disejumlah platform media sosial, tidak terkecuali di group WhastApp, berupa surat edaran Kemenkes RI tentang kewajiban penggunaan masker di Indonesia.

Info kewajiban penggunaan masker di sejumlah tempat, mulai dari tempat fasilitas umum, dikarenakan peningkatan serangan Cavid-19 dengan dominasi subvarian EG.5 disejumlah negara seperti Rusia, Singapura, Australia, Polandia, termasuk Indonesia karena intensitas pelaku perjalanan luar negeri.

Pesan ini sudah dibagikan sejak Jumat (15/12) sore, dan intensitas berulang dibagikan sejak Sabtu (16/12) sampai Minggu (17/12) dinihari, dengan beragam narasi mengikuti sharing Surat Edaran tersebut.

Setelah tim fakta laman ini, melakukan penelusuran pada Sabtu malam, terungkap fakta, bahwa surat edaran nomor : HK.02.02/C/4815/2023 tentang Peningkatan Kewaspadaan Terhadap Lonjakan Kasus Covid-19 dikeluarkan oleh Dirjen Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Kemenkes RI adalah hoax .

Sebab dengan penggunaan tools pencarian di laman website Kemenkes RI, tim Cak Fakta kami tidak menemukan adanya SE dengan nomor yang sama, bahkan di halaman website Kemenkes RI, ada fakta berupa pengumuman bahwa Kemenkes RI tidak pernah mengeluarkan SE dimaksud, sehingga Kemenkes RI langsung melabeli informasi tersebut adalah Hoax. Baca Sanggahan Kemenkes RI di  :  https://p2p.kemkes.go.id/hoax-surat-edaran-menkes-tentang-penggunaan-masker/

Dengan demikian bahwa pesan berantai di platform media sosial hingga group Whas’tApp yang menyatakan bersumber dari Dirjen Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Kemenkes RI, adalah Hoax dan tidak dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya. Olehnya kepada masyarakat kami minta untuk tetap saring sebelum sharing.

Cek Fakta : Fhatur Anjasmara

Bagikan
Deskripsi gambar...

1 KOMENTAR

  1. Mas, coba tolong di cek dan kroscek lagi biar tidak bias dan simapang siur, SE 4815 sudah ada dan terbit, sedangkan SE yang terbit dan disanggah pada laman kemenkes, berbeda nomor dengan SE 4815.

    Poinnya memang tidak ada kewajiban memakai masker sejak 15 Des 23.

    Namun rujukan yang digunakan keliru dan bisa bias

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here