Tampak simulasi saat terjadi bencana.
banner 728x90

Mamuju, Katinting.com – Gempa M 6,2 yang melanda Mamuju dan Majene, Sulawesi Barat pada 2021 telah meninggalkan potensi bencana di daerah tersebut. Menyikapi kondisi tersebut, Busman Rasyid Foundation menggelar pelatihan dasar Pemuda Tanggap Bencana Alam di Wisata Berkah Mamuju pada 7-9 Desember 2023.

Ketua dan Pendiri Busman Rasyid Foundation, Busman Rasyid, bersama dengan 100 peserta pemuda, memperkuat kesiapsiagaan dan pengetahuan dalam menangani bencana alam. Pelatihan ini ditujukan untuk meningkatkan kapasitas mereka dalam menghadapi ancaman bencana serta menciptakan kesadaran akan pentingnya tindakan preventif.

Selain pelatihan, Foundation juga meluncurkan program Desa Siaga Bencana Alam di Desa Tapandullu. Langkah ini bertujuan meningkatkan kesadaran masyarakat tentang potensi bencana alam.

Puncak acara mencakup simulasi gempa bumi dan pemadaman api bersama Basarnas Mamuju, Damkar Mamuju, dan masyarakat setempat. Dalam penutupan acara, Busman Rasyid mendorong peserta untuk melanjutkan kesiapsiagaan dan menjadikan pengabdian kepada masyarakat sebagai panggilan.

“Sahabat muda, latihan ini bukanlah akhir, tetapi awal untuk pengabdian pada kebaikan bersama. Mari kita bersama-sama merawat lingkungan dan terlibat dalam upaya pencegahan bencana,” ujar Busman Rasyid.

Pelatihan ini menegaskan pentingnya peran pemuda dalam membantu masyarakat mengatasi potensi bencana di masa depan, mempromosikan kesadaran lingkungan, serta membangun kesinambungan dalam menjaga keamanan dan kesejahteraan komunitas.

Busman Rasyid saat memberikan arahan di pelatihan.

(*)

Bagikan
Deskripsi gambar...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here