Bupati Mamuju, Sutinah Suhardi. (Dok. Zulkifli)
banner 728x90

Mamuju, Katinting.com – Pemadam kebakaran (Damkar) Mamuju bakal mendapatkan tambahan armada dari Pemerintah kabupaten Mamuju.

Hal itu disampaikan Bupati Mamuju, Sutinah Suhardi saat ditemui diwawancara awak media, Rabu (28/7) malam.

Katanya tambahan armada untuk Damkar Mamuju sudah dianggarakan untuk masuk di APBD perubahan tahun ini. Sepaket dengan alat pelindung diri (APD).

Baca juga :Masalah Damkar Jadi Catatan Kritis Bupati Mamuju  

“Jadi kalau untuk armada alhamdulillah kita sudah anggarkan untun masuk di APBD perubahan sebesar 1,6 miliar untuk satu unit. jadi kalau kalau 1,6 insya Allah kita akan dapatkan armada yang sangat represetatif,” kata Bupati Mamuju.

Terkiat kurangnya personil di Damkar akibat polemik SK tenaga kontrak (tekon), dia mengungkapkan akan segera menyelesaikan persoalan tersebut.

“Kita lagi konsen untuk penerimaan pegawai jadi teman-teman di BKD konsen itu dulu, setelah itu baru kita selesaikan ini soal tekon. mudah-mudahan secepatnya,” tutup Sutinah Suhardi.

Baca juga : Butuh Perhatian, Armada Damkar Mamuju Tak Memadai

Untuk diketahui, Armada Damkar di Kabupaten Mamuju hanya ada empat unit yang beroperasi. Tiga mobil penyemprot dan satu mobil tangki.

Empat armada dianggap tak memadai untuk menjangkau seluruh wilayah di Kabupaten Mamuju. Armada pemadam kebakaran ini hanya mampu meng-cover daerah paling jauh 7 kilometer dari pangkalan.

Usia damkar terbilang sudah tua. Bahkan armada mobil tangki yang sampai saat ini beroperasi lahir di era pemerintahan Brigjen (Purn) H. Djuritno Bupati ke-7 Kabupaten Mamuju periode 1989-1994.

Teranyar, pada saat kebakaran melanda SD Inpres Salupangi di Kelurahan Simboro, Kecamatan Simboro Rabu (28/7) kemarin, satu armada Damkar tidak mampu menjangkau lokasi kejadian karena mogok.

(Zulkifli)

Bagikan
Deskripsi gambar...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here