oleh

Budidaya Tanaman Hias, Salah Satu Upaya Bangkitkan Ekonomi di Tengah Pandemi

banner 728x90
Andre Sambokaraeng salah satu pembudidaya tanaman hias di Mamasa.

Mamasa, Katinting.com – Budidaya tanaman hias menjadi salah satu solusi sejumlah masyarakat di Desa Tondok Bakaru Kabupaten Mamasa, Sulawesi Barat tetap produktif ditengah sulitnya ekonomi akibat pandemi Covid-19.

Bagaimana tidak, hampir semua jenis  tanaman hias yang dibudidaya kini menjadi incaran banyak orang dari berbagai wilayah di Indonesia hingga membuat penjual tanaman hias di daerah ini ketimpa rezeki.

Tak dipungkiri, meningkatnya minat warga terhadap tanaman hias memberi dampak positif terhadap sejumlah petani  tanaman hias  khusunys di Mamasa.

“Sejak penerapan work from home (WFH) beberapa bulan lalu atau awal pandemi, bisa dibilang ramai warga yang berburu tanaman hias, hal itu dimungkinkan karena mereka digunakan untuk mengisi waktu selama di rumah,” kata Andre Sambokaraeng salah satu pembudidaya tanaman hias di Mamasa, Selasa (10/11)

Menurutnya, salah satu jenis tanaman hias yang banyak diminati konsumen yakni jenis Caladium spesies Mamasa. Jenis tanaman ini, Tanaman ini mendapat pesanan dari berbagai daerah di Indonesia, seperti dari Pulau Jawa, Sumatera, dan Kalimantan. Banhkan Omzet penjualannya pun bisa mencapai Rp 20 juta per bulan.

“Kalau penghasilan cukup lumayan, bisa mencapai Rp 20 juta per bulan untuk penjualan yang kami lakukan secara online. Jadi orang pesan secara online, barangnya kita tinggal kirim ke alamat yang mereka sudah kirimkan,”ucap Andre.

Sementara untuk penjualan dilakukan dengan beberapa cara termasuk memanfaatkan sosial media. Selain itu juga ada konsumen yang datang untuk beli secara langsung.

Menurutnya, selama pandemi Covid-19, dirinya tidak lagi terbebani sulitnya ekonomi, karena telah memilih untuk berbudidaya tanaman hias.

“Dampak ekonomi akibat Covid-19 dirasakan semua orang, tetapi dengan lewat budidaya tanaman hias yang kami lakukan sejak awal, bisa membantu mendorong ekonomi  keluarga di masa-masa sulit,” tuturnya.

Ia berharap apa yang mereka lakukan dapat memotivasi masyarakat lainnya di Mamasa, untuk terus berupaya bangkit melakukan inovasi ditengah pandemi yang bisa bertujuan meningkatkan ekonomi.

(*/Zulkifli)

Bagikan

Komentar