Jasad Nasrun (20) saat dalam proses evakuasi dari dalam Sungai Budong budong, di Dusun Kalubibing, Desa Pangngalloang, Topoyo. (Fhatur Anjasmara)
banner 728x90

Mateng, Katinting.com – Dinyatakan hilang terseret arus sungai Budong budong, selama empat hari, akhirnya, Nasrun (20) jasadnya ditemukan oleh warga telah mengambang di tepi sungai, pada Selasa (02/02) pukul 11.15.

Warga yang pertama kali melihat jasad korban, adalah warga Dusun Kalubibing, Desa Pangalloang, Kecamatan Topoyo, Mamuju Tengah. Kepada Katinting.com, mengemukakan bahwa Ia melihat korban, saat hendak berburu burung dengan senapan angin.

Namun, seekor burung yang sedang dalam incarannya, ternyata sedang hinggap diatas sebuat onggokan akar pohon kayu yang ada di tepi sungai Budong budong, lalu dibidiknyalah burung tersebut, sambil perlahan mendekat kearah tepi sungai, namun saat melihat kebawah kesungai, tepat diatas akar kayu tempat burung bertengger ia terkejut, melihat sesosok jasad mengambang tersangkut pada bagian lain dari akar kayu tempat burung bertengger.

“Jadi saya lihat kebawah, pada akar kayu, yang ditempati burung bertengger tersebut, saya justru terkejut, karena pada cabang akar yang lain, ada jasad tersangkut rambutnya dan sudah mengambang karena sudah bengkak, lalu segera saya tinggalkan tempat tersebut, melaporkan temuan saya kerumah pak dusun, dan pertama saya lihat sekira jam 11.15 tadi,” jelas Amir.

Katanya, nanti sepulang dari rumah Pak Dusun Kalubibing, melaporkan apa yang Dia temukan, baru dirinya bersama warga lain, kembali ke lokasi tempat menemukan jasad tersebut, baru Ia memastikan kondisi keseluruhan jasad tersebut, dimana dipinggang dari jasad yang dia temukan dalam kondisi tertelungkup, masih ada beberapa bilah parang yang memang dibawah oleh korban sebelumnya.

“Nanti saya dari rumah Pak Dusun, baru saya kembali kelokasi, memastikan kondisi korban, sementara Pak Dusun lansung menelpon pihak pencari korban yang memang sudah beberapa hari, dilakukan,” kata Amir.

Sementara itu, begitu informasi korban dan lokasi keberadaannya sudah diketahui, tim evakuasi dari TRC BPBD Mamuju Tengah, Tagana Dinsos Mateng serta Basarnas Mamuju, dibantu oleh beberapa personil dari Polsek Tobadak dan Polres Mamuju Tengah, melakukan evakuasi korban, yang kondisinya sudah membengkak.

Korban ditemukan oleh warga, dalam kondisi tertelungkup didalam air, dengan baju merah, dan bercelana panjang jeans.

Setelah berhasil dievakuasi, korban langsung dibawa dengan menggunakan spead boat karet menuju Polohu, untuk kemudian dibawah ke RS Mamuju Tengah.

Dilokasi evakuasi, juga tampak Kapolsek Tobadak, AIPTU Sulham, personil Reskrim dari Polres Mamuju Tengah.

(Fhatur Anjasmara)

Bagikan
Deskripsi gambar...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here