oleh

Begini yang Dirasakan Ketua DPRD Sulbar Sebelum Dinyatakan Positif Covid-19

banner 728x90
Ketua DPRD Sulbar, Suraidah Suhardi. (Dok. IG : @suraidahsuhardi)

Mamuju, Katinting.com – Ketua DPRD Sulawesi Barat, Suraidah Suhardi terkonfirmasi positif Covid-19. Itu diketahui setelah menerima hasil pemeriksaan dari laboratorium kesehatan, Kamis (89/1) kemarin. Politisi cantik partai Demokrat itu kini tengah dalam proses isolasi mandiri.

Dihuhungi, Jumat (29/1), Suraidah bercerita tentang gejala awal yang ia rasakan. Tiga hari sebelumnya, ia mengaku sempat menderita demam. Setelah sesak nafas ringan, ia pun memutuskan untuk memeriksaan diri ke laboratorium kesehatan untuk mencari kepastian.

“Jadi tiga malam itu saya demam. Dan di masa-masa itu saya merasakan sesak yang sebelumnya belum pernah saya rasakan,” tutur Suraidah.

Di masa pemulihannya, Suraidah memutuskan untuk mengenakan alat bantu pernafasan dan tabung oksigen. Hal tersebut ia lakukan untuk mengurangi efek sesak yang dirasakannya.

“Jadi sejak kemarin sore sampai maghrib itu saya pakai oksigen. Malamnya saya minum obat, dan Alhamdulillah sudah agak baikan,” sambung dia.

Suraidah mengaku, dirinya telah menerapkan protokol kesehatan dalam setiap aktivitasnya. Termasuk saat menyalurkan bantuan secara langsung kepada para korban gempa bumi yang mengguncang Kabupaten Majene dan Mamuju dua pekan lalu.

“Termasuk bersih-bersih, ganti baju sebelum tidur. Walaupun selama beberapa hari terakhir saya tidur di tenda pengungsian. Tapi yag ternyata memang mungkin imun tubuh yang lagi drop. Apalagi selama beberapa hari biasa sampai larut malam saya menyalurkan bantuan, jadi yah memang mungkin lagi drop,” ujar mantan Ketua DPRD Mamuju itu.

Ia pun berharap kondisinya segera pulih. Sebab, kata Suraidah, saat ini ada sekian banyak korban gempa yang masih harus dibantu pasca musibah yang terjadi dini hari tersebut.

“Saya sadar, sakit itu adalah cara Tuhan menegur kita. Hanya saja seandainya saya dapat meminya, jangan pada saat-saat seperti ini. Masyarakat sedang membutuhkan bantuan. Minimal supprot di tengah ujian musibah gempa bumi. Paling tidak saya bisa hadir buat mereka, itu kalau saya boleh meminta,” simpul Suraidah Suhardi.

(ADV/*)

Bagikan

Komentar