Muhammad Asri Anas. (Ist.)
banner 728x90

Jakarta, Katinting.com – Anggota DPD RI, Muhammad Asri Anas mengapresiasi kerja kepolisian yang berhasil menangkap kurir sabu antar provinsi, yang mengedarkan barang haramnya di Mamuju Tengah.

BACA JUGA : Kurir Sabu Antar Provinsi Diamankan Polres Mamuju

“Saya sangat mengapresiasi penangkapan pelaku pengedar sabu ini, mungkin mereka sudah lama mengedarkannya antar provinsi. Ini sangat bagus karena bisa memutus rantai pasokan wilayah,” kata salahsatu legislator termuda ini.

Lanjut Asri Anas yang juga ketua Kerukunan Keluarga Mandar Sulawesi Barat (KKMSB) berharap kepolisian bisa mengungkap pelaku lain yang merupakan jaringan sang kurir.

“Tidak boleh berhenti hanya pada kurirnya, pasti ada bandar dan pelaku lain yang berkeliaran di wilayah kita,” ujar Asri.

Ia mengaku sangat khawatir peredaran narkoba di Sulbar sudah mampu menjangkau anak-anak usia sekolah hingga mahasiswa.

Apalagi dengan status Sulbar peringkat tertinggi ke-18 prevalensi kasus peredaran narkoba di seluruh provinsi di Indonesia hasil dari rilis Badan Narkotika Nasional (BNN) tahun lalu.

Menurut survei itu kata Asri, angka prevalensi penyalahgunaan narkobanya sebesar 1,70 persen dari total penduduk Sulbar. Cukup tinggi dan sudah mengkhawatirkan.

“Bayangkan di negara kita tiap hari rata-rata 32 orang meninggal dunia karena narkoba, saya tidak mau ini terus terjadi pada anak-anak kita termasuk di Sulbar,” lanjut Asri.

Ia pun berharap agar kepolisian dan pihak pemerintah daerah terus bekerjasama lintas provinsi untuk mengatasi peredaran narkoba ini.

Sebelumnya diberitakan jajaran kepolisian daerah Sulbar berhasil menangkap kurir sabu 10 gram yang berprofesi sebagai supir di Mamuju Tengah.

Polisi kemudian melakukan pengembangan dan menangkap pelaku lainnya yang berinisial H (45) di Sidrap, Sulawesi Selatan.

(ADV/Anhar)

Bagikan
Deskripsi gambar...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here