oleh

Andai Sandeq Dapat Berbicara Tentang Reklamasi

banner 728x90
Karikatur Kawan Ibas
Karikatur Kawan Ibas

Katinting.com, Polman – Tindakan Pemerintah Polewali Mandar yang akan membangun tanggul beton disepanjang Pantai Pambusuang, juga menjadi perhatian dan keprihatinan oleh Kawan Ibas.

Bahkan sebelumnya tokoh pelestari budaya Maritim Mandar, Ridwan Alimuddin menyerukan penolakan atas tindakan ini. Ia bahkan telah menguburkan seluruh penghargaan budaya yang diberikan pemerintah Provinsi Sulbar dan Polewali Mandar di pantai Pambusuang sebagai bentuk protes keras terhadap pemerintah, yang tetap akan melanjutkan reklamasi dan pembangunan tanggul dan lebih memilih untuk mematikan identitas budaya rakyat.

BACA JUGA : https://katinting.com/solidaritas-kawan-ibas-untuk-ridwan-alimuddin-menolak-tanggul-beton-di-pantai-pambusuang/

Dukungan terhadap gerakan yang dilakukan tokoh pemuda pelestari Budaya Maritim juga ditunjukkan kawan Ibas dengan membuat karikatur dengan narasi.

Seandainya sandeq pelaut Sulbar dapat berbicara mengenai reklamasi yang sedang menimpa tempat mereka berlabuh di pantai Pambusuang, seperti inilah kira-kira celoteh dan keluh kesahnya.

“Kami (sandeq) adalah bukti kebesaran peradaban budaya mandar yang dititipkan para leluhur di tanah air ini. Jangan gusur kami dengan alasan reklamasi dan pembangunan tanggul beton di pantai Pambusuang, Polewali Mandar, Sulawesi Barat. Karena generasi bangsa ini punya hak yang besar untuk menikmati budaya yang diwariskan oleh para leluhur di tanah air ini…” tulis dalam sebuah gambar karikatur. (Anhar Toribaras)

Bagikan
banner 728x90