Jangan Tampilkan Lagi Ya, Saya Mau!

Junda Maulana: Evaluasi APBD 2026, Ada Sumber Pendapatan yang Tak Sesuai Target

Mamuju, Katinting.com – Sekretaris Provinsi (Sekprov) Sulawesi Barat, Junda Maulana, memimpin rapat koordinasi pelaksanaan kegiatan strategis yang bersumber dari rencana penerimaan pembiayaan daerah berupa pinjaman daerah pada lembaga keuangan bank. Rapat berlangsung di ruangan Sekprov pada Senin, 27 April 2026.
Hadir dalam pertemuan tersebut para asisten serta sejumlah pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD). Rapat ini digelar sebagai persiapan menuju pertemuan lanjutan bersama Gubernur Suhardi Duka.
“Kegiatan hari ini persiapan untuk pertemuan bersama dengan Gubernur Suhardi Duka. Ini dalam rangka melihat kembali atau pengendalian pelaksanaan APBD kita tahun ini,” kata Junda.
Ia menambahkan, pihaknya tengah meninjau sumber-sumber Pendapatan Asli Daerah (PAD) apakah sesuai dengan target yang dicanangkan pada tahun ini. “Setelah kita evaluasi, ada sektor yang tidak sesuai dengan apa yang ingin kita capai, misalnya kaitannya dengan PAD dalam satu item seperti pajak rokok,” tambahnya.
Menurut Junda, terdapat selisih antara ketentuan yang ditetapkan oleh Kementerian dengan realisasi yang diterapkan di Sulbar. “Di samping itu, ada juga sumber-sumber pendapatan lain yang mengalami selisih dari target yang kita tetapkan,” ujarnya.
Oleh karena itu, penyelarasan menjadi penting mengingat sejumlah program belum ditenderkan. “Jadi kita lihat mana yang bisa dijalankan, mana yang tidak bisa. Ini untuk stabilitas APBD kita tahun 2026, sehingga PAD kita bisa meningkat,” tandasnya.
Rapat koordinasi ini juga menjadi atensi bagi seluruh OPD agar pelaksanaan program benar-benar berjalan sesuai dengan target yang telah ditetapkan. (*/AR)
Share:

Redaksi

Media Informasi Rakyat