Mamuju, Katinting.com– Gubernur Sulawesi Barat, Suhardi Duka, turun langsung memantau arus mudik Lebaran di Terminal Simbuang, Mamuju, Selasa malam (17/3/2026). Didampingi Sekretaris Daerah Provinsi Junda Maulana, Kapolda Sulbar Adi Deriyan Jayamarta, serta pejabat terkait seperti Kepala Dinas Perhubungan dan Kepala Terminal, ia meninjau pos pengamanan, pos kesehatan, serta kesiapan armada angkutan.
Suhardi Duka bahkan naik ke dalam bus untuk berdialog langsung dengan penumpang, memastikan kenyamanan dan keamanan perjalanan mereka. “Hari ini semua bus dalam kondisi layak jalan. Seluruh penumpang bisa terangkut, tidak ada yang tertinggal,” ujar politisi Partai Demokrat itu kepada awak media.
Gubernur memastikan petugas dari berbagai sektor—mulai pemeriksaan kendaraan, pengawasan lalu lintas, hingga tenaga kesehatan—sudah siaga penuh. Dukungan logistik seperti konsumsi bagi petugas juga tercukupi agar mereka tetap prima. Harga tiket stabil, dengan tiket reguler sekitar Rp280 ribu dan sleeper di atas Rp300 ribu, tanpa kenaikan signifikan.
Ia mengimbau penumpang tetap tertib, tidak berdesak-desakan saat naik bus, serta memeriksa tujuan dengan teliti. “Naiklah secara teratur karena bus tidak akan meninggalkan penumpang,” tegasnya. Terhadap ASN yang mudik, Suhardi Duka menegaskan kewajiban kembali tepat waktu, dengan sanksi bagi pelanggar.
Kepala Balai Pengelola Transportasi Darat (BPTD) Kelas III Sulawesi Barat, Ahmad Rezy Setiawan, menambahkan bahwa puncak arus mudik diprediksi malam hari. Malam itu, 66 unit bus tujuan Makassar mengangkut sekitar 1.300 penumpang—naik signifikan dari hari biasa yang hanya 40 bus dan 800 penumpang. “Semua armada telah dicek dan dinyatakan aman,” pungkasnya.
Pemantauan ini mencerminkan komitmen Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat memberikan pelayanan maksimal selama mudik Lebaran tahun ini. (*/FA)






