Mamuju Tengah, Katinting.com – Kepala Diskominforap Mateng, Hajay, menegaskan data berkualitas sebagai fondasi utama setiap proses perencanaan pembangunan dan pengambilan kebijakan tepat sasaran.
Ia menambahkan, pengelolaan data tak berhenti pada penyajian angka semata, melainkan menuntut pemahaman komprehensif tentang konteks, definisi, dan metode pengumpulan agar informasi lahir akurat dan efektif bagi keputusan strategis.
“Melalui rapat koordinasi ini diharapkan terbangun pemahaman bersama serta tercipta ruang berbagi pengetahuan antar perangkat daerah, dalam mengimplementasikan prinsip Satu Data Indonesia di tingkat daerah. Dengan demikian, pengelolaan data pembangunan di Kabupaten Mamuju Tengah dapat berjalan lebih optimal, terstruktur, dan berkelanjutan,” terang Hajay, seakan menyulam jaring harmoni data.
Pemkab Mateng menyampaikan apresiasi kepada BPS Mateng selaku pembina data daerah dan Bappeda Litbangkab atas sinergi berkelanjutan dalam penyelenggaraan sistem data terintegrasi.
Rakor ini diharapkan mempererat koordinasi antarinstansi, hasilkan data akurat, mutakhir, terpadu, dan dapat dipertanggungjawabkan sebagai dasar perencanaan pembangunan daerah.
Menutup sambutan, Hajay secara resmi membuka pelaksanaan Rakor Implementasi Standar Penyelenggaraan dan Penguatan Prinsip Satu Data Indonesia Tahun 2026, menyalakan obor kolaborasi untuk Mateng yang lebih cerah. (*/Fhatur Anjasmara)






