Jangan Tampilkan Lagi Ya, Saya Mau!

Rainbow Slide Jadi Ikon Baru Kandolo, Kades Alimuddin Pastikan Segera Rampung Ahir 2025

Katinting.com, Sangatta – Pemerintah Desa Kandolo, Kecamatan Teluk Pandan, terus berbenah untuk memperkuat sektor wisata desa. Salah satu proyek unggulan yang kini tengah dikejar penyelesaiannya adalah pembangunan Rainbow Slide, wahana perosotan warna-warni yang ditargetkan menjadi ikon wisata baru Kandolo pada tahun 2025. Proyek dengan skema pembiayaan campuran ini mencapai total anggaran sekitar Rp750 juta, yang berasal dari Dana Desa, Alokasi Dana Desa (ADD), serta dukungan Corporate Social Responsibility (CSR) perusahaan tambang.

Kepala Desa Kandolo, Alimuddin, menjelaskan bahwa pembangunan Rainbow Slide sebenarnya telah dimulai sejak tahun 2024 dan direncanakan selesai pada 2025. Ia mengakui terdapat beberapa hambatan dalam proses pembangunan, terutama terkait lambatnya pencairan dana CSR dari perusahaan yang menjadi komponen terbesar pembiayaan.

“Kendalanya itu karena ini cost sharing, gabungan antara Dana Desa, ADD dengan dana CSR dari perusahaan. Jadi terkadang dari perusahaan itu agak lambat, makanya tidak bisa kita laksanakan,” tutur Alimuddin saat diwawancarai di Hotel Royal Victoria Sangatta Utara, Sabtu (29/11/2025).

Ia menjelaskan bahwa meskipun material utama seperti rel prosotan dan perlengkapan lain sudah tersedia, pembangunan runway atau landasan prosotan mengalami penundaan. Hal ini dikarenakan pengerjaan runway dititipkan kepada PT Indomilco berdasarkan kesepakatan bersama, namun progresnya sempat tertahan. Kini, menurut Alimuddin, pekerjaan telah kembali dimulai.

Dari total anggaran Rp750 juta, sekitar Rp500 juta merupakan dana CSR perusahaan, sedangkan sisanya Rp250 juta ditanggung melalui APBD Desa. Ia pun menegaskan bahwa penggunaan Dana Desa memiliki batasan ketat dari pemerintah pusat sehingga desa tidak bisa mengelolanya secara bebas.

“Insyaallah tahun ini rampung itu kalau Rainbow Slide-nya, kita target untuk prosotan itu,” ujar Alimuddin dengan optimis.

Rainbow Slide merupakan bagian dari pengembangan kawasan wisata yang sebelumnya telah memiliki destinasi sawah dan embung yang menjadi daya tarik utama. Pemerintah desa terus menambah fasilitas pendukung agar kawasan wisata semakin lengkap dan nyaman bagi wisatawan. Fasilitas tersebut antara lain homestay, gazebo, kantor Pokdarwis, hingga gerai UMKM, beberapa di antaranya dibangun dengan dukungan Dinas Pariwisata.

Sebelumnya, Pemdes Kandolo sempat merencanakan pembangunan kolam renang di area wisata tersebut. Namun rencana itu gagal terealisasi karena kontraktor proyek mengalami kendala dan tidak mampu menyelesaikan pekerjaan sesuai kontrak.

Sebagai pelengkap daya tarik wisata, pemerintah desa juga telah membangun landmark “I Love Kandolo” di atas bukit yang menjadi spot foto favorit pengunjung. Dengan hadirnya Rainbow Slide, Alimuddin berharap kawasan wisata Kandolo memiliki daya tarik yang lebih kuat untuk meningkatkan jumlah kunjungan dan mendorong pertumbuhan ekonomi lokal berbasis wisata.

Ia menegaskan bahwa pengembangan wisata desa adalah investasi jangka panjang yang membutuhkan kerja sama seluruh pihak, mulai dari pemerintah desa, perusahaan, hingga masyarakat. (ADV).

Share: