Mamuju, Katinting.com –Badan Perencanaan Pembangunan, Riset, dan Inovasi (Bapperida) Provinsi Sulawesi Barat menegaskan komitmennya memperkuat perencanaan sektor air minum melalui keterlibatan aktif dalam Konsultasi Publik Penyusunan RISPAM yang digelar Rabu (27/11/2025) di Mamuju.
Langkah strategis ini adalah bagian dari upaya memastikan dokumen induk penyediaan air minum yang komprehensif, akurat, dan terintegrasi sebagai pedoman penyelenggaraan SPAM hingga tahun 2045.
Mewakili Plt. Kepala Bapperida Sulbar, Darwis Damir, Perencana Ahli Muda Zuhriah AR Lerry mengikuti pembahasan intensif bersama perangkat daerah dan instansi terkait. Acara dibuka oleh Asisten Bidang Perekonomian dan Pembangunan Sulawesi Barat, Rachmad, S.E., M.Si.
Bapperida menegaskan bahwa RISPAM harus selaras dengan kebijakan pembangunan jangka panjang yang mendukung Panca Daya, fokus kepemimpinan Gubernur Suhardi Duka dan Wakil Gubernur Salim S. Mengga, khususnya pada pengembangan infrastruktur, penguatan konektivitas, dan pelestarian lingkungan.
Penyusunan RISPAM memerlukan pendekatan lintas sektor berbasis data, agar kebutuhan penyediaan air minum dapat digambarkan secara utuh dan terencana.
“Kami berkomitmen menyusun RISPAM dengan mempertimbangkan berbagai aspek mulai dari sumber daya air, kebutuhan masyarakat, hingga integrasi tata ruang wilayah,” ungkap Zuhriah AR Lerry.
Ia juga menekankan kolaborasi seluruh pemangku kepentingan sebagai kunci tercapainya layanan air minum yang merata dan berkelanjutan di Sulawesi Barat.
“Hasil konsultasi ini diharapkan menjadi pijakan kuat untuk meningkatkan akses dan kualitas pelayanan air minum sekaligus dasar kebijakan pembangunan daerah ke depan,” tambahnya.
Dokumen RISPAM Provinsi direncanakan terintegrasi dengan RISPAM kabupaten, berorientasi keberlanjutan jangka panjang, agar perencanaan adaptif dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat.
Konsultasi ini dihadiri narasumber ahli seperti Prof. Dr. Ir. Abdul Rasyid Jalil, M.Si, Dr. Eng. Ir. Muksan Putra Hatta, S.T., M.T, Dr. Ir. Riswal Karamma, S.T., M.T, dan Dr. Andi Lukman Irwan, S.I.P., M.Si. Peserta berasal dari Bappeda, Dinas PU, PDAM se-Sulbar, Balai Penataan Bangunan, Prasarana dan Kawasan Sulbar, serta Badan Wilayah Sungai V Sulawesi Barat. (*/Fhatur Anjasmara)






