Jangan Tampilkan Lagi Ya, Saya Mau!

Perayaan Sepuluh Tahun Komunitas 288 Ditandai Peluncuran Lembaga Sosial Baru

Mamuju Tengah, Katinting.com – Puncak perayaan satu dekade Komunitas 288 berlangsung meriah di Alun-alun Kota Terpadu Mandiri (KTM), Mamuju Tengah, Sabtu (13/09). Momen bersejarah pun tercipta dengan peluncuran resmi 288 Foundation, lembaga nirlaba yang diinisiasi komunitas tersebut.

288 Foundation bergerak di tiga pilar utama, yakni pendidikan, kesehatan, dan sosial. Visi yayasan ini adalah menciptakan perubahan nyata melalui kolaborasi lintas sektor, meningkatkan kualitas sumber daya manusia, memperluas akses pendidikan dan layanan kesehatan, serta memperkuat solidaritas sosial di Mamuju Tengah.

Presiden Komunitas 288, Akbar As’ad, menyampaikan bahwa usia satu dekade komunitas bukan hanya untuk dirayakan, melainkan momentum untuk meningkatkan kontribusi sosial yang lebih besar.

“Foundation ini lahir dari semangat berbagi dan kepedulian. Kami ingin memastikan nilai-nilai kebersamaan yang telah terbangun memberi manfaat seluas-luasnya,” tegas Akbar.

Prioritas awal 288 Foundation adalah mengurangi angka anak tidak sekolah (ATS) dengan program penyediaan seragam, layanan kesehatan, dan bantuan penanganan bencana alam. Komitmen itu langsung diwujudkan saat malam peluncuran dengan terkumpul donasi sebesar Rp 4 juta dari lelang yang diikuti pejabat OPD dan anggota komunitas.

Peluncuran ditandai dengan prosesi pengguntingan pita dan pemotongan tumpeng oleh Wakil Bupati Mamuju Tengah, Askary Anwar. Ia menyambut positif kehadiran yayasan ini sebagai sarana aksi dan pengabdian komunitas.

“288 Foundation akan menjadi wadah yang memperkuat semangat pengabdian para ASN untuk mendorong kemajuan Mamuju Tengah,” kata Askary.

Perayaan ditutup dengan berbagai pertunjukan seni dari anggota komunitas, mulai dari nyanyian solo hingga pembacaan puisi. Kelahiran 288 Foundation menjadi tonggak baru kontribusi sosial ASN di daerah ini.

Komunitas 288 sendiri merupakan kumpulan Aparatur Sipil Negara (ASN) lulusan seleksi Computer Assisted Test (CAT) pertama di Mamuju Tengah, beranggotakan 288 orang dari berbagai daerah. (Fhatur Anjasmara)

Share:

Redaksi

Media Informasi Rakyat