Jangan Tampilkan Lagi Ya, Saya Mau!

Maut Menjemput Pelaku Pembunuhan Istri di Saletto

Mamuju, Katinting.com – Kabar dini hari datang bagai petir di tengah kesunyian. Pelaku pembunuhan istri di Kelurahan Saletto, Mamuju, mengembuskan napas terakhir di Rumah Sakit Bhayangkara Hoegeng Imam Santoso, Rabu (04/06), tepat pada pukul 04.00 WITA. Kematiannya mengunci tragedi berdarah yang dimulai dengan pembunuhan, diakhiri racun, dan diselingi aksi kekerasan warga.

Ipda Herman Basir, Kasi Humas Polresta Mamuju, mengonfirmasi hal ini dengan suara datar.

“Pelaku sempat kami amankan dan periksa,” ujarnya, “tetapi kondisinya memburuk akibat luka memar dari persekusi warga.” Imbuh Herman.

Kisah ini berawal Selasa malam, ketika pelaku diboyong ke RS Bhayangkara sekitar pukul 20.00 WITA.

Tubuhnya ringkih, napasnya tersengal. Sebelumnya, ia mengaku meneguk racun usai membunuh istrinya, sebuah pengakuan yang kelak dibenarkan pisau bedah forensik.

“Autopsi menemukan zat beracun dalam tubuhnya,” Herman menjelaskan, “diduga inilah penyebab utama kematian.” Namun, ia tak menafikan kemungkinan luka dari persekusi turut mempercepat ajal.

Jenazah pelaku telah diserahkan kepada keluarga. Mereka datang dengan wajah muram, tapi belum bersedia sepenuhnya menerima hasil otopsi.

“Kami menghormati keputusan mereka,” Herman menegaskan, seraya menambahkan bahwa kepolisian tetap akan memproses kasus ini hingga tuntas, meski pelaku telah tiada.

Di luar ruang forensik, pertanyaan menggantung, Apakah racun itu pilihan pelarian, ataukah bentuk penyesalan terakhir? Tak ada yang tahu. Yang tersisa hanyalah dua nyawa yang padam, seorang perempuan korban amuk suami, dan seorang lelaki yang mengakhiri hidupnya dengan cara sama kelamnya. (Fhatur Anjasmara)

Share:

Redaksi

Media Informasi Rakyat