Katinting.com, Bontang – Akibat hujan deras yang mengguyur Kota Bontang pada Minggu (6/4/2025), sejumlah wilayah rawan banjir kembali terdampak. Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Bontang menerima laporan mengenai genangan air yang mengganggu aktivitas warga di beberapa titik.
Kepala Pelaksana BPBD Kota Bontang, Usman, melalui Kepala Bidang Pencegahan dan Kesiapsiagaan, Eko Mashudi, menyatakan bahwa pihaknya langsung bergerak cepat. BPBD turut mendampingi Wali Kota Bontang, Neni Moerniaeni, untuk melakukan peninjauan langsung ke lokasi terdampak banjir.
“Kami bersama Bunda Neni mengunjungi RT 19 di Gunung Elai, salah satu titik yang cukup parah terdampak,” jelas Eko.
Eko menambahkan bahwa penyebab utama banjir di wilayah tersebut adalah sistem drainase yang kurang memadai dan kondisi geografis yang cenderung cekung, yang memperburuk penumpukan air saat hujan deras.
“Banjir di sini memang cukup serius karena drainase yang sempit dan tidak ada saluran air yang lancar. Kami sudah sampaikan langsung kepada Bunda Neni, dan beliau akan segera melakukan perbaikan di kawasan tersebut,” tuturnya.
Selain Gunung Elai, banjir juga melanda wilayah-wilayah lain seperti Kilo 5, Tanjung Laut, Telihan, Kanaan, Bontang Permai, dan Guntung. BPBD bersama relawan dan pihak kelurahan melakukan berbagai upaya untuk memantau kondisi di lapangan, mengawasi titik-titik rawan, serta mengevakuasi warga yang membutuhkan bantuan.
Tinggi genangan air bervariasi, mulai dari 30 cm hingga mencapai 2 meter. BPBD juga menyiapkan perahu karet untuk memudahkan akses menuju daerah yang terisolasi dan mendistribusikan bantuan darurat kepada warga yang terdampak.
“Pemantauan terus dilakukan karena di beberapa area, air belum sepenuhnya surut. Kami tetap berkoordinasi untuk memastikan keselamatan warga dan kesiapan alat bantu di lapangan,” tutupnya.






