
Mamuju, Katinting.com – Bupati Mamuju, Hj. Siti Sutinah Suhardi menekankan pentingnya singkronisasi program antar semua tingkatan pemerintahan, mulai dari desa, kelurahan hingga ke tingkat kecamatan. Ia berharap tidak ada lagi ada visi-misi desa atau kelurahan dan kecamatan.
Kata Sutinah, harus senantiasa terintegrasi pada program pemerintah yang mengacu pada aktualisasi visi Mamuju Keren yang telah kita rumuskan menjadi Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD), sehingga interkoneksi semua program dari “hulu-kehilir” agar aktualisasinya dapat lebih dirasakan oleh masyarakat.
Itu disampaikan saat membuka kegiatan bimbingan teknis penataan kelola aset desa berbasis aplikasi Sipades Ver 2.0 bagi seluruh kepala desa dan aparatur desa se Kabupaten Mamuju di Ballroom Hotel Srikandi. Selasa (29/6).
“Jangan lagi ada visi-misi desa atau kelurahan dan kecamatan yang tidak nyambung dengan visi-misi pemerintah daerah, karena hal itu bukan hanya menunjukkan kurangnya soliditas kita dalam birokrasi, namun juga akan menyulitkan dalam melakukan intervensi program ditiap tingkatan pemerintahan. Dan tentu imbasnya akan merugikan masyarakat, karena program bisa saja tumpang tindih atau bahkan ada yang terlewatkan,” kata Sutinah.
Visi Mamuju Keren, saya jamin telah mencakup semua aspek pembangunan yang hanya perlu di dorong bersama, meski aktualisasinya harus kita lakukan secara bertahap karena konsentrasi kita juga masih dalam penanganan dampak bencana.
Namun saya yakin, sambung kata Sutinah, dengan kebersamaan dan kekompakan kita semua dalam menyusun program prioritas di semua wilayah pemerintahan dengan tetap mengacu pada agenda RPJMD, kita akan mampu setidaknya menjawab espektasi masyarakat akan kehadiran pemerintah di semua segmentasi pembangunan.
“Jika hal itu mampu kita lakukan maka secara otomatis estafet pemerintahan akan tetap berjalan sesuai apa yang kita harapkan kedepan,” kuncinya.
(ADV/Anhar)






