banner 728x90

‎Dianggap Pilih Kasih Bantuan Korban Bencana Banjir Desa Lariang

1019 views
banner 728x90

 

Foto Banjir Desa Lariang beberapa waktu lalu

Foto Banjir Desa Lariang beberapa waktu lalu

Katinting.com, Pasangkayu – Bantuan sosial untuk korban banjir di Desa Lariang Kecamatan Tikke Raya, Kabupaten Mamuju Utara Provinsi Sulawesi Barat, tanggal 3 maret kemarin dianggap pilih kasih, sebab tidak semua mendapat bantuan yang berupa beras, gula dan mie instan.

Amir salah satu korban bencana banjir di Desa Lariang mengatakan. Dari sekian penerima bantuan, masih ada puluhan warga korban banjir lainnya yang bermukim di Dusun Marisa tidak mendapat bantuan. Padahal kondisi mereka bahkan lebih parah dari penerima bantuan lainnya, dimana genangan air mencapai satu meter.

“Bantuan bencana baru – baru ini pilikasih, kenapa, ada puluhan warga di Dusun Marisa ini tidak mendapatkan bantuan, padahal rumah kami juga digenangi banjir, bahkan air disini mencapai pusat orang dewasa,” curhat Ayah lima anak ini, Minggu kemarin.

Kata Amir, bantuan tersebut di salurkan lewat pemerintah desa yang notabene tau kondisi wilayahnya, jadi sangat mustahil jika kondisi mereka tidak diketahui pemerintah setempat. Diakuinya pula, peristiwa banjir sebelumnya juga demikian dimana ia dan warga lainnya tidak kebagian bantuan. Jika pola ini terus berjalan maka dikhawatirkan akan menciptakan kecemburuan sosial di masyarakat.

“Kalau mau bantu, bantu semua. Jangan ada kena ada juga tidak. Tidak adil namanya itu. Kalau ini terus membudaya di negeri kita, ‘siapa dekat api itu yang panas’ maka dikhawatirkan akan menciptakan jarak dan kesenjangan sosial dimasyarakat,” tandasnya.

Sementara, salah satu tokoh Pemuda setempat, Malik, menambahkan, bantuan yang diperuntukkan bagi korban bencana banjir di Desa Lariang  baru-baru ini seharusnya sudah terpenuhi sebab laporan yang diberikan kepada pihak Dinas Sosial berdasarkan jumlah kepala keluarga yakni sekira 600 KK.

“Dengan bantuan beras yang dikabarkan sekira 6 ton itu saya rasa cukup untuk dibagikan. Sebab data diberikan ke Dinas Sosial itu berdasarkan jumlah KK di desa ini,” tutur Malik . (Joni)

 

 

 

Bagikan
Tidak ada Respon

Komentar ditutup.