banner 728x90

Wakil Sulbar dari PDIP di Senayan Ikut Tolak Rapid Test

banner 728x90

H. Arwan M Aras, anggota DPR RI Dapil Sulbar. (Ed Katinting.com)

Topoyo, Katinting.com – Ribut ribut dipublik soal rencana DPR RI melakukan rapit test Covid-19, ternyata dari ruang megah Senayan, pun juga mendapatkan penolakan untuk memanfaatkan rapid test gratis yang didatangkan dari negeri tirai bambu, China.

Salah satu anggota DPR RI yang menyatakana penolakan memanfaatkan rapid test itu, adalah anggota DPR RI Daerah Pemilihan Sulbar, dari PDIP, Arwan Aras.

Putra Aras Tammauni, Bupati Mamuju Tengah ini, dengan tegas menyampaikan penolakannya terhadap usulan yang tumbuh dari gedung kura kura tersebut, bahwa pengadaan rapid test tersebut diperuntukan bagi masyarakat yang berada didaerah masuk rank merah versi pemerintah sebagai Pandemi Virus Corona.



“Bagi saya sekalipun kemudian kami ini juga membutuhkan, namun tentu kita melihatnya secara real pengadaan barang tersebut, bahwa barang tersebut tidak didatangkan khusus untuk kami anggota DPR RI, makanya saya menyampaikan penolakan saya, bahwa masih banyak dan lebih layak yang membutuhkan ditingkat masyarakat untuk penggunaannya,” sebut Arwan.

Lebih jauh Ia menjelaskan bahwa, intensitas interaksi sejawatnya di DPR RI memang diakuinya sangat tinggi, khususnya di DKI Jakarta dan sejumlah daerah yang masuk kawasan merah Pandemi Covid-19. Terlebih bagi mereka yang baru usai melaksanakan reses, bukan tak mungkin bisa terpapar Covid-19, makanya sudah tentu membutuhkan perhatian untuk pemanfaatan rapid test.

“Namun tidak berarti harus memaksakan keinginan menggunakan rapid test yang diadakan oleh pemerintah impor dari negeri China itu, karenanya, Saya hanya melakukan karantina mandiri saja dirumah, sepulang dari Jakarta, sebagaimana anjuran pemerintah,” jelas Arwan.

Akan tetapi diakhir perbincangan dengan Katinting.com, Ia tak lupa menitip pesan kepada semua warga Sulbar agar tetap waspada, tidak perlu panik, dan tetap memperhatikan himbauan pemerintah termasuk dengan pembatasan jarak orang perorang, serta tidak menggelar kegiatan yang memungkinkan terjadi konsentrasi massa, cukup tinggal dirumah saja dulu.

“Saya kira itu yang penting kita lakukan saat ini, agar kita jangan panik, cukup menunggu himbauan pemerintah, sebagai partisipasi kita bersama sama melawan wabah Covid-19 ini,” tutup Arwan.

(Mahfudz)

Bagikan

Pencarian Terkait

banner 728x90
Tidak ada Respon

Tinggalkan pesan "Wakil Sulbar dari PDIP di Senayan Ikut Tolak Rapid Test"