dprd sulawesi barat

Wagub Sulbar Lepas Penugasan 31 Praja IPDN

202 views
banner 468x60

Wagub Sulbar di dampingi Kepala BKD Sulbar saat melepas praja IPDD. (Ft: Hms Pemprov Sulbar)

Mamuju, Katinting.com – 31 lulusan praja Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN) angkatan XXIV dilepas dan diberikan penugasan orientasi lapangan Kamis, (30/11) oleh Wagub Sulbar, Enny Anggraeny Anwar.

“Kalian adalah kader-kader pamong yang memang dididik dan ditugaskan ke daerah, harus bisa mengetahui permasalahan-permasalahan yang ada di daerah. Jadikan orientasi pertama sebagai bekal untuk kelanjutan orientasi tahap kedua, semoga menjadi calon pemimpin yang baik dan bisa menjadi contoh untuk masa depan,” pesan  Enny.

Enny juga berpesan untuk tetap menjaga nama baik alumni dan nama baik Pemprov, terapkan kerja dan disiplin yang baik di daerah. Tak lupa mengingatkan untuk menghindari perbuatan tercela apalagi barang haram seperti narkoba.

“Jangan memilih-milih pekerjaan dan perlihatkan serta ajak generasi muda sekitar untuk selalu bersinergi pada kegiatan positif,” tandasnya.

Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD),  Amujib menyampaikan, lulusan IPDN yang berstatus CPNS tersebut telah melalui tahap pertama dan akan melanjutkan orientasi tahap kedua mulai 1 Desember 2017 hingga akhir Juli 2018, dan dilaksanakan di beberapa OPD lingkup Pemprov Sulbar juga pemerintah kabupaten.

“Kami usulkan tetap menggunakan sistem demokrasi, kami persilahkan mereka memilih untuk orientasi di provinsi atau kabupaten karena setelah itu mereka akan tersebar ke berbagai daerah di Indonesia. Untuk provinsi sejumlah sembilan orang dan 21 orang akan disebar di beberapa kabupaten. Ini hanya usulan, nanti ibu Wagub yang akan menetapkan,” lanjut Amujib.

Mantan Asisten Bidang Pemerintahan Pemkab Polman tersebut melanjutkan, selama orientasi tahap pertama berlangsung, pihak BKD merasa sangat dibantu terbantu dalam mendokumentasikan dan mengupdate beberapa dokumen dan administrasi hingga menemukan beberapa permasalahan seperti perbedaan data pegawai yang ada di Badan Kepegawaian Nasional dan Keuangan Daerah.

“Untuk kedepannya, para pegawai tidak akan mengurus diri mereka sendiri lagi, kami akan urus hak-hak mereka agar mereka bisa  fokus pada peningkatan pelayanan publik. Mudah-mudahan hal ini bisa dilanjutkan ke daerah, untuk itu kami sangat membutuhkan arahan Wagub dalam pelaksanaan orientasi di beberapa OPD dan Kabupaten ini,” jelas Amujib.

Peserta orientasi terbagi ke beberapa Kabupaten, yaitu kabupaten Majene dan Mamuju masing masing berjumlah enam orang, kabupaten Polman dan Mamasa masing-masing berjumlah sembilan orang dan kabupaten Matra satu orang.

(ADV/Hms/Fadilah)

Pencarian Terkait

Ali Baal Masdar