banner 728x90

Vaksin Covid-19 Wajib Bagi Peneriman Bantuan Stimulan Gempa

banner 728x90

Salah seorang warga Mamuju, saat divaksin Covid-19.

Mamuju, Katinting.com  – Pasca gempa M6,2 pada pertengahan Januari lalu, di Kabupaten Mamuju dan Majene, Badan Penaggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Mamuju, terus melakukan proses penyelesaian perbaikan rumah tahap pertama kepada masyarakat yang mendapatkan dana stimulan .

Saat ini proses di Kabupaten Mamuju, mulai dilakukan pendapingan penyusunan rencana angagran biaya pembangunan rumah yang rusak. Mulai dari rusak rumah ringan, sedang sampai dengan rusak berat.

Muhammad Taslim Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Mamuju mengatakan, bagi masyarakat yang mendapatkan bantuan dana stimulan pada tahap pertama diwajibkan melakukan suntik vaksin Covid-19, sebelum melakukan pencairan dana di bank yang telah ditunjuk .

Hal tersebut dilakukan agar, penyebaran covid 19 bisa segarah dikendalikan, dengan peran aktif masyarakat .

“Kami akan siapkan, fasilitas suntik vaksin di setiap Bank yang ditunjuk mencairkan dana stimulant,” Muhammad Taslim, Jumat (15/10/21).

Data BPBD Kabupaten Mamuju rumah rusak akibat gempa masuk dalam tahap I,  dan sudah di asessment yakni rusak berat 991 rumah, rusak sedang  2341  rumah dan rumah rusak ringan sebanyak 4995 rumah.

Dari hasil ferifikasi, baru  3000 berkas rumah yang dinyatakan siap untuk melakukan poses pencairan mulai dari rumah rusak berat, sedang dan ringan.

Beberapa rumah yang tidak lolos berkas, diantaranya mengalami kendala berkas kepemilikan rumah tidak ada. Rencananya , BPBD Mamuju bersama dengan bank yang telah ditunjuk akan mencarikan dana istimulan dalam waktu dekat .

(Syarifuddin)

Bagikan
Tidak ada Respon

Tinggalkan pesan "Vaksin Covid-19 Wajib Bagi Peneriman Bantuan Stimulan Gempa"