banner 728x90

Tukar Tabung Melon Tembus Harga 50 Ribu dan Langka

Tidak ada komentar 164 views
banner 728x90

Salah satu pangkalan distribusi tabung isi gas bersubsidi atau tabung melon di Mamuju Tengah. (Mafudz)

Mateng, Katinting.com – Pengguna tabung melon atau LPG isi 3 kilogram di Mamuju Tengah, menjerit. Itu disebabkan oleh kelangkaan yang terjadi pada tabung khusus warga miskin ini, yang juga harganya sudah tembus Rp. 50.000 pertabung setiap penukaran isi ulang.

Kondisi ini tentu sangat terasa menyulitkan konsumen tabung melon, sebab disaat mereka menghadapi masa lebaran Idhul Adha, tiba-tiba harga kemahalan dan terjadi kelangkaan.

Kelangkaan dan kemahalan ini secara merata dirasakan di semua wilayah Mamuju Tengah, sehingga ada warga yang berasal dari Karossa, berburu tabung hingga ke Topoyo, atau dari Topoyo ke Tobadak, hanya ingin mendapatkan tabung isi ulang 3 kilogram.

“Saya ini tinggal di Salubiro, Kecamatan Karossa, sudah nyaris sepekan disana, ditempat kami, tabung tidak cukup dan sangat mahal, mencapai Rp.50 ribu pertabung,” ungkap Ruslan, Kamis (30/07) di Topoyo, saat ditemui disalah satu pangkalan.

Ia menuturkan bahwa kondisi kemahalan tukar ulang tak masalah bagi warga, sebab memang saat ini, mereka sangat butuhkan, tapi jangan mahal malah langka lagi, akibatnya makin membuat kesulitan bagi warga pengguna tabung melon.

“Jadi masalahnya sebenarnya, meski kami sesalkan harganya yang cukup mahal, tapi barangnya juga jangan langka, karena saat seperti ini kami sangat butuhkan,” tutur Ruslan.

Senada konsumen dari Karossa, Ariani, konsumen dari Budong budong, juga menyampaikan keluhannya atas kelangkaan dan melonjaknya harga tabung bagi warga kurang mampu ini. Ia justru menyampaikan kecamannya kepada konsumen yang tak berhak, atas tabung 3 kilogram, ikut menikmati tabung melon.

“Karenanya, orang kaya dan pegawai negeri sipil yang tak layak pakai tabung melon, justru ikut berburu tabung melon, makanya jatah kami ini dari warga kurang mampu berkurang akibatnya menjadi langka dan mahal,” keluh Ariani.

Sebab itu, Ia berharap kepada pihak terkait, termasuk kepolisian agar melakukan pengawasan ketat penyaluran tabung khusus warga kurang mampu ini, agar tidak langka dan mengalami kenaikan.

“Jadi kemahalan dan kelangkaan tabung isi 3 kilogram di Mamuju Tengah, sebab pihak terkait termasuk polisi, tidak melalukan pengawasan ketat, makanya terjadi kebocoran, mestinya kalau ada pegawai negeri sipil atau orang kaya beli tabung melon, yang ditangkap, sebab bukan hak mereka,” tutup Ariani.

(Mahfudz)

Bagikan

Pencarian Terkait

banner 728x90
Tidak ada Respon

Tinggalkan pesan "Tukar Tabung Melon Tembus Harga 50 Ribu dan Langka"