oleh

Tidak Benar Dilakukan Pihak Swasta, Ini Kata LSR Tentang Reklamasi Pantai Manakarra

-Daerah, Mamuju-1 Dilihat
banner 728x90

 

Tidak Benar Dilakukan Oleh Pihak Swasta, Ini Kata LSR Tentang Reklamasi Pantai Manakarra
Foto : Reklamasi Pantai Samping Hotel dan Belakang Kantor DPRD Mamuju

Mamuju, Katinting.com – Mengomentari Reklamasi Pantai Manakarra, Lalu Syamsul Rijal mengatakan tidak benar jika seluruh dilakukan oleh pihak swasta.

“Tidak benar kalau seluruhnya reklamasi pantai dilakukan oleh swasta, contoh anjungan Manakarra,” terang mantan anggota DPRD Mamuju tersebut kepada katinting.com.

Lalu Syamsul Rijal (LSR) yang paham dengan proses reklamasi tersebut menjelaskan, reklamasi anjungan Manakarra anggarannya dari APBN dan APBD melekat pada dinas perikanan kelautan Kabupaten Mamuju. Kemudian tahun anggaran 2013/2014 Pemda menganggarkan pembangunan pondasi untuk pembangunan publik service. Dimana kurang lebih 1 milyar yang melekat pada bagian ekonomi Setdakab Mamuju, terangnya.

Diakhir masa jabatan saya, sambung LSR, pernah meninjau pelaksanaan pembangunan pondasi yang dianggap bermasalah. Kaitanya dengan reklamasi pantai tahap 1 itu hotel maleo dan tahap 2 itu sebelah utara anjungan yang berbatasan dengan TPI dan sebelah selatan hotel maleo sampai belakang kantor DPRD Mamuju.

“Jadi kaitanya dengan reklamasi anjungan manakarra itu bukan investasi karena anggarannya bukan dari swasta dan kaitanya dengan penandatanganan MoU. Baik tentang kepelikan maupun MoU tentang HGB (Hak Guna Bangunan) saya tidak tahu persis ditandatangani dimana, karena secara kelembagaan DPRD tidak pernah melakukan rapat sidang paripurna tentang penanda tanganan MoU yang dimaksud,” imbuhnya.

Hanya saja saya pernah membaca dilaporan keuangan pemerintah kabupaten Mamuju per 31 bahwa Pemda memberikan HGU Kepada pihak ke 2 selama 2 x 30 tahun, tutupnya. (Anhar Toribaras)

 

Bagikan

News Feed