banner 728x90

Tarik Ulur Parlementiary Treshold, Bagaimana Nasib Partai Di Sulbar?

banner 728x90

Polman, Katinting.com – Ambang batas (Parlementiary Treshold) perolehan suara nasional partai politik dalam Pemilihan Legislatif (Pileg) 2024 masih terus dibahas meski revisi RUU Pemilu nomor 7 tahun 2017 dan Pilkada nomor 6 tahun 2016 tidak lagi masuk dalam Prolegnas 2021.

Partai di DPR RI terpecah menjadi tiga faksi yakni tetap merujuk ambang batas 4%, ada menambah menjadi 5% dan 7% untuk DPR RI serta ambang batas untuk DPRD.

“Revisi RUU Pemilu dan Pilkada memang sudah dikeluarkan dari prioritas Prolegnas 2021, tapi tidak berarti otomatis dibatalkan keseluruhan. Misalnya terkait normalisasi Pilkada untuk dilaksanakan 2022 dan 2023 dibatalkan dan dikembalikan ke 2024. Tapi terkait Parlementery Treshold (PT) sampai hari ini masih diperdebatkan berapa jumlah dan skalanya.” Ungkap Maenunis.

Jumlah ambang batas perolehan suara pada Pileg 2019 sebesar 4% tanpa mengikutkan syarat bagi DPRD.

“Parlementiary Treshold atau ambang batas legislatif di 2019 itu sebesar 4% perolehan suara nasional dan hanya berlaku untuk DPR RI saja. Sekarang lagi diperdebatkan ada yang tetap 4%, ada naik 5% dan 7%. Skalanya juga sekarang meluas sampai ke daerah, yakni untuk lolos di DPRD Provinsi perolehan suara nasional itu harus 4% dan untuk DPRD kabupaten 3%. Artinya, partai yang perolehan suara nasionalnya kurang 4% maka tidak lolos DPR RI dan DPRD Provinsi. Kalau kurang 3% maka tidak lolos DPR RI tidak juga lolos DPRD Provinsi dan Kabupatennya.” Beber Direktur Logos Politika ini.

Maenunis menyebut skema ambang batas tersebut tidak saja menyulitkan sejumlah partai tapi juga akan menghanguskan banyak kursi partai di daerah.

“Ini tentu akan merugikan sejumlah partai di daerah. Efek dari Parlementiary Treshold jika juga berlaku untuk DPRD akan membuat banyak partai tersingkir dan kehilangan kursi. Ilustrasinya itu kalau di DPRD Sulbar, contoh Hanura meraih suara 4 kursi, Perindo 3 kursi tapi kalau perolehan suara nasionalnya kurang 4% maka otomatis perolehan kursinya itu gugur.” Kuncinya.

(Rls)

Bagikan
Tidak ada Respon

Tinggalkan pesan "Tarik Ulur Parlementiary Treshold, Bagaimana Nasib Partai Di Sulbar?"