banner 728x90

Subsidi Larangan Mudik, Pulau Jawa Terbesar, Mamuju Terkecil

banner 728x90

Kepala Disdikbud Mamuju Tengah, Busdir. (IST)

Mateng, Katinting.com – Untuk memastikan agar para pelajar dan mahasiwa asal Mamuju Tengah yang menuntut ilmu diluar Mamuju Tengah, agar tidak mudik semasa Pandemi Coronavirus Disease 2019 (Covid-19), Pemkab Mamuju Tengah, menyiapkan subsidi bagi mereka.

Besaran subsidi tiap mahasiswa dan pelajar bervariasi berdasarkan cluster wilayah tempat mereka menuntut, sebagaimana dijelaskan oleh Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Mamuju Tengah, Busdir, kepada Katinting.com, Rabu (22/04), sebagai Dinas yang ditunjuk menjadi tempat mahasiswa dan pelajar melaporkan diri dan keberadaannya.

Ia mengungkapkan tentu program subsidi tak mudik, sebagai upaya bagi Pemkab Mamuju Tengah, membatasi penularan Covid-19 di Mamuju Tengah, sehingga para pelajar dan mahasiswa diminta tak mudik ke Mamuju Tengah, semasa Pandemi ini masih berlansung.

“Jadi sampai saat ini, jumlah keseluruhan mahasiswa dan pelajar yang sudah kami laporkan ke Sekkab Mamuju Tengah, jumlahnya sudah mencapai 179 orang, dari berbagai wilayah tempat mereka menuntu ilmu, Pulau Jawa, Makassar, Palu, Majene dan Mamuju, dan sudah kami teruskan kekeuangan untuk proses lebih lanjut,” ungkap Busdir.

Katanya, setiap orang mahasiswa dan pelajar ini, memiliki cluster wilayah dalam pemberian subsidi, misalnya untuk wilayah Pulau Jawa diberikan sebesar Rp.1.500.000, untuk Makassar sebesar Rp.1.000.000, untuk wilayah Palu sebesar Rp.700.000.

“Sementara untuk pelajar dan mahasiswa kita di Majene mendapatkan Rp.500.000 dan terkecil untuk mahasiswa dan pelajar di Mamuju sebesar Rp.300.000,” kata Busdir.

Untuk itu Ia menegaskan, program subsidi tak mudik ini hanya untuk pelajar dan mahasiswa yang tak mudik ke Mamuju Tengah, hingga usai Pandemi Covid-19. Kalau mereka mudik, tentu tidak hak untuk mereka diberikan, karenanya yang terdaftar ini akan dimonitor, apakah mereka benar benar tak mudik.

“Kalau tak mudik, namanya tetap kami pertahankan sebagai penerima subsidi, tapi kalau mereka mudik, tentu kami coret. Sementara jika masih ada yang belum terdata diluar sana, maka segera laporkan diri anda pada kami,baik melalui saudara, orang tua anda, atau kerabat anda yang ada di Mamuju Tengah, atau bisa juga menghubungi organisasi pelajar dan mahasiswa Mamuju Tengah,ditempat anda belajar untuk didaftarkan sebagai penerima subsidi,” pungkas Busdir.

(Mahfudz)

Bagikan

Pencarian Terkait

banner 728x90
9 Respon
  1. ahmad sayuti4 bulan ago

    assalamualaikum wr wb.
    maaf bagaimna dengan pelajar mahasiswa yang kuliah di pulau lombok, apakah tidak terdaftar juga???

  2. Tasya4 bulan ago

    Ahmad Sayuti,
    Yang baru terdaftar adalah yang dari Jawa, Makassar, Palu, Majene dan Mamuju, jadi kalaiu masih ada yang belum daftar, maka segera laporkan diri anda, ke Dissikbud Mamuju Tengah.

  3. ahmad sayuti4 bulan ago

    tabek pak, apakah harus keluarga yang dirumah yang melaporkan ke Dissikbud mateng?

  4. Tasya4 bulan ago

    Ahmad Suyuti,
    Intinya yang ke Disdikbud adalah orang yang dipercaya memberikan data valid, apakah benar kita mahasiswa atau pelajar yang tak mudik dan ada bukti bahwa kita memang adalah orang yang dilaporkan

  5. ahmad sayuti4 bulan ago

    oh iya trimakasih atas arahannya, nanti saya infokan ke orang tua dulu

  6. Musafir4 bulan ago

    Assalamu alaikum, sy punya anak belajar di malang, jawa timur dan sampai sekarang blm mudik karena sy larang tetapi sampai sekarang belum pernah ada yg mendata ke rumah utk dpt subsidi. Sy domisili polopangale kec pangale. Utk daftarnya dimana yah?

  7. ahmad sayuti4 bulan ago

    tabek mau tanya lagi mabk, apakah harus ke dinas pendidikan kota, karna kondisi yang zona merah apa tdk bisa di laporkan di desa atau kecamatan tempat tinggal orang tua kita mbak???

  8. Robiatul Hadawiah4 bulan ago

    Maaf untuk mendaftarkan diri di dinas kabupaten atau kecamatan admin??

  9. Darmawan3 bulan ago

    Kira kira kapan terealisasi yahh ?

Tinggalkan pesan "Subsidi Larangan Mudik, Pulau Jawa Terbesar, Mamuju Terkecil"