banner 728x90

Siswa Dibebankan Biaya Timbunan Halaman Sekolah

782 views
banner 728x90
Ilustrasi

Ilustrasi

Katinting.com, Polman – Banyak keluhan dari orang tua siswa di Sekolah Dasar Negeri (SDN) 066 Pekabatta, Kabupaten Polewali Mandar (Polman), terkait adanya iuran yang dilakukan oleh pihak sekolah kepada siswa sebesar Rp. 75.000 untuk timbunan halaman belakang sekolah mereka. Menurut salah Satu orang tua siswa yang anaknya bersekolah di SDN 066, merasa diberatkan terkait adanya iuaran karena menurutnya uang sebanyak Rp. 75.000, cukup banyak. Kamis (26/5)

“Uang Rp. 75.000, bagi kami jumlahnya besar karena penghasilan kami pas-pasan, jikalah ditambah lagi kami harus bayar sumbangan timbunan, ini kami mau makan apa nantinya,” keluh ibu yang enggan disebutkan namanya.

Ditemui ditempat terpisah Kepalah Sekolah SDN 066 Pekabatta, Talib menjelaskan iuran yang dibebankan ke siswa merupakan bentuk sumbangan untuk sekolah yang dipergunakan untuk menimbun rawa-rawa yang berada di halaman belakan sekolah, dan ini sudah dirapatkan bersama Komite Sekolah dengan para orang tua siswa yang kemudian disepakati bersama

“Sumbangan untuk menimbun halaman belakang sekolah ini sudah dirapatkan antara komite sekolah dan orang tua siswa kemudian disepakati iurannya Rp. 75.000 per siswa, tetapi kami tidak mewajibkan sumbangan bagi orang tua siswa yang mempunyai surat keterangan tidak mampu dan juga hal ini sudah diketahui pak Anwar Sewang selaku ketua komite sekolah,” jelasnya.

Talib menambahkan, halaman yang berada dibelakang sekolah adalah rawa-rawa untuk itu  harus sesegara mungkin dilakukan penimbunan agar tidak mencelakan murid yang bersekolah di SDN 066 ini.

“Demi keamanan siswa lokasi dibelakang sekolah itu harus segera ditimbun karena disitu rawa-rawa dan kami takutnya jikalah anak bermain disana dapat mebahayakan keselamatan mereka sendiri apalagi kita tahu bahwa anak SD sejatinya suka bermain disegala tempat yang menurut mereka menyenangkan tanpa pertimbangan,” ujar Talib.

Dari itu perlu segera ditimbun, karena pihak sekolah takut rawa-rawa yang berada  dapat membahayakan keselamatan 591 orang jumlah siswa yang menempuh pendidikan dasar disana, “demi keamanan siswa lokasi dibelakang sekolah itu harus segera ditimbun karena disitu rawa-rawa,” ujar Talib.  (*/Zulkarnain)

Bagikan
Tidak ada Respon

Komentar ditutup.