banner 728x90

Saling Serang di Medsos, Para Pendukung Diminta Berpolitik Santun

Bupati Mamuju, Habsi Wahid saat bincang-bincang dengan wartawan disalah satu cafe di Mamuju. (Dok. Humas Pemkab Mamuju)

Mamuju, Katinting.com Perkembangan teknologi informasi media sosial (Medsos) mulai dilirik menjadi sebuah lahan promosi dan publikasi ‘murah meriah’ terhadap berbagai kepentingan, tak terkecuali kepentingan perhelatan pesta demokrasi Pilkada.

Hhampir semua figur memiliki pendukung yang senantiasa memanfaatkan Medsos untuk mengkampanyekan dukungan atau bahkan ‘menyerang’ kompetitornya.

Ketua Asosiasi Media Cyber Indonesia (AMSI) Sulbar, Anhar menyebutkan, data pengguna Internet di Indonesia berada di posisi empat besar di dunia, hanya kalah dari India, China dan USA. Namun sayangnya tidak dibarengi literasi Digital yang datanya menempatkan negara yang oleh netizen dikenal dengan +62 ini berada lima besar terbuncit.

Anhar, menuturkan, secara khusus untuk wilayah Sulawesi, Maluku dan Papua per 2019,  data perkembangan pengguna internet hanya 10 persen, dan spesifik di Mamuju 74 persen efektif digunakan oleh masyarakat perkotaan.  Sedangkan yang berada di desa data penggunanya hanya 25 persen.

“Penggunaan media sosial untuk kepentingan politik tidak akan berpengaruh besar terhadap tingkat keterpilihan. Namun lebih dipengaruhi bagaimana selanjutnya para kandidat dapat bersentuhan langsung dengan Audiens untuk meyakinkan mereka terhadap apa yang ditawarkan,” ucap Anhar saat dikonfirmasi via telepon seluler, Jumat (10/1).

Terpisah, dalam sebuah perbincangan santai yang tidak terencana bersama Wakil Bupati Mamuju H. Irwan Satya Putra Pababari bersama sejumlah awak media di salah satu Warung kopi di Mamuju, Bupati Mamuju H.Habsi Wahid,  tidak menampik dinamika ‘perang medsos’ tersebut memang sedang trend terjadi.

Namun Habsi Wahid yang dipastikan akan menjadi salah satu figur dalam perhelatan pesta demokrasi Pilkada Mamuju 2020 ini menganggap hal itu lumrah karena medsos adalah salah satu wahana paling mudah dan murah untuk mengeksplorasi suasana hati tiap penggunanya.

“Terlebih kodrat manusia yang diciptakan sebagai mahluk sosial yang membutuhkan komunikasi dengan sesama,” katanya.

Dia mengungkapkan, untuk urusan medsos dirinya tetap mengajak semua element masyarakat untuk lebih bijak dalam menggunakan fasilitas komunikasi sosial modern tersebut.

Bahkan secara khusus untuk kepentingan politik, Ketua Nasdem Sulbar ini mengingatkan agar semua elemen termasuk instrumen politik dapat membawa demokrasi yang santun dan saling menghargai, serta berfikir lebih konstruktif. Karena menurutnya, siapapun figurnya tentu sama-sama berorientasi terhadap kepentingan masyarakat luas.

“Yang paling bagus itu kita saling mendukung dalam artian menyatukan visi bagaimana membawa Mamuju menjadi semakin baik, dan memikirkan masyarakat mau diapakan supaya lebih sejahtera,” tutup Habsi Wahid.

Sumber : Humas Pemkab Mamuju
Edit : Zulkifli

Bagikan

Pencarian Terkait

banner 900x90
Tidak ada Respon

Tinggalkan pesan "Saling Serang di Medsos, Para Pendukung Diminta Berpolitik Santun"