banner 728x90

PT Passokorang Menjawab Sorotan Anggota DPRD Pasangkayu 

banner 728x90

Proses Pengerjaan Jalan Nasional Di Kota Pasangkayu

Pasangkayu, Katinting.com – Setelah mendapat sorotan di media, PT. Passokorang angkat bicara tentang proyek pekerjaan jalan nasional dalam kota Pasangkayu, Sulawesi Barat.

Adalah Heryanto, kepala cabang PT. Passokorang kepada media menjelaskan, bahwa penambalan aspal (patching) di jalan Sukarno dalam kota Pasangkayu, Sulawesi Barat yang sementara dikerjakan merupakan proses awal.

“Itu patching (penambalan). Dan, nantinya akan dilanjutkan proses pengaspalan dobel,” jelasnya singkat melalui pesan aplikasi whatsapp, Senin, 3 Januari 2020.

Lebih lanjut, kepala proyek PT. Passokorang wilayah Pasangkayu, Hidayat Rahmat saat dikonfirmasi via ponsel, mengatakan, pihaknya memulai proyek di batas Pasangkayu sesuai rencana awal.

Namun, karena permintaan pemda, terpaksa dalam kota Pasangkayu yang dikerjakan. Sebab, jalan yang memanjang dari Jembatan Baloli hingga perempatan jalan menuju Pasar Pasangkayu itu dianggap sudah cukup parah.

Dia mengakui jika penyebab kerusakan aspal sepanjang Jalan Sukarno dalam ibukota Pasangkayu ini, karena tidak adanya lubang ke drainase (kanal) sehingga air tertampung di badan jalan.

Pada kedua sisi Jalan Sukarno dalam kota Pasangkayu, terdapat drainase yang juga tak luput sorotan yang dibangun sekira 10 tahun lalu dari dana pasca bencana.

Sesuai perencanaan, pengerjaan lanjutan berupa pengaspalan, sedianya akan dilakukan pada bulan Maret mendatang sambil menunggu info dari Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) XIII Makassar.

“Tinggal menunggu info dari  BBPJN XIII Makassar, ungkin bulan tiga (Maret). Sementara kita selesaikan pecingan (patching atau tambal) dan selanjutnya diaspal dua hingga tiga lapis,” lanjut Hidayat.

Soal tumpukan material berupa tanah di sejumlah titik pinggir jalan, pihaknya juga sedang melakukan pembersihan.

Semula, anggota Komisi III DPRD Pasangkayu menyorot proyek jalan tersebut. Pasalnya, selain berdebu, sejumlah galian berdiameter variatif berkedalaman sekira 5 sentimeter selama beberapa hari terakhir, cukup mengganggu pelintas jalan.

Bahkan, sudah menimbulkan kecelakaan pengguna jalan yang diduga akibat jalan berlubang sepankang 2 KM, pada Jumat, 31 Januari 2020 lalu.

Arham Bustaman

Bagikan

Pencarian Terkait

banner 728x90
Tidak ada Respon

Tinggalkan pesan "PT Passokorang Menjawab Sorotan Anggota DPRD Pasangkayu "