banner 728x90

PSDKP Sambangi Rumah Penyu, Ini Harapan Sahabat Penyu

banner 728x90

Bidang PSDKP, Dinas Kelautan dan Perikanan Sulbar kunjungi Rumah Penyu di Pantai Mampie, Desa Galeso, Wonomulyo, Polman. (Dok. Istimewa)

Polman, Katinting.com – Bidang Pengawaaan Sumber Daya Kelautan dan Perikanan (PSDKP), Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Provinsi Sulawesi Barat (Sulbar) mengunjungi Rumah Penyu di Pantai Mampie, Desa Galeso, Wonomulyo, Kabupaten Polewali Mandar (Polman).

Kepala bidang PSDKP DKP Sulbar, Abd. Jalil mengatakan, kunjungannya ke rumah penyu untuk berdiskusi dengan masyarakat dan Komunitas Sahabat Penyu dalam upaya kelestarian mangrove dan manfaatnya.

“Kami kesini diskusi soal mangrove, karena mangrove juga masuk dalam bidang kami di DKP,” kata Jalil, Jumat (4/9) sore tadi.

Abd. Jalil menuturkan, mangrove, selain fungsi utamanya mencegah abrasi pantai, juga banyak manfaat lainnya seperti tempat berkembang biaknya kepiting, udang, ikan dan masih banyak lagiyang bisa dimanfaatkan oleh masyarakat khususnya masyarakat pesisir.

“Jika mangrove ini terus dilestarikan dan dijaga masyarakat, akan banyak manfaatnya untuk masyarakat itu sendiri,” tuturnya.

Bidang PSDKP, Dinas Kelautan dan Perikanan Sulbar kunjungi Rumah Penyu di Pantai Mampie, Desa Galeso, Wonomulyo, Polman. (Dok. Istimewa)

Usai berdiskusi di Rumah Penyu, Abd. Jalil di dampingi ketua Sahabat Penyu Muh. Yusri meninjau langsung kawasan mangrove yang ada di sekitaran Mampie.

Ketua Sahabat Penyu, Muh. Yusri berharap pemerintah harus melakukan pemetaan kawasan hutan mangrove setiap dua tahun sekali.

Karena menurutnya, kawasan hutan mangrove sekarang ini banyak yang di jadikan tambak dan pohon mangrove juga banyak di tebang untuk di jadikan kayu bakar.

“Saya berharap pada pemerintah supaya ada perawatan atau pemetaan kawasan, jangan cuma melakukan penanaman tapi tidak ada pengawasan.” Harap Yusri. (*/Zul)

Bagikan

Pencarian Terkait

banner 728x90
Tidak ada Respon

Tinggalkan pesan "PSDKP Sambangi Rumah Penyu, Ini Harapan Sahabat Penyu"