banner 728x90

Populasi Stunting Mamuju Tengah Urutan Empat di Sulbar

banner 728x90

Wakil Bupati Mamuju Tengah, Muh Amin Jasa, saat membuka Rembuk Stunting di Mamuju Tengah. (Mahfudz)

Mateng, Katinting.com – Mamuju Tengah berada di posisi empat besar populasi stunting, dengan persentase prevalensi 41,59 persen, diatas Kabupaten Polewali Mandar serta Kabupaten Pasangkatu dan dibawah Kabupaten Mamasa serta Kabupaten Mamuju juga Majene.

Hal ini terungkap dalam rembuk stunting antara Pemkab Mamuju Tengah, Bappenas, Habibie Institute for Public Pulicy and Governance (HIPPG) yang dibuka oleh Wakil Bupati Mamuju Tengah, Muh Amin Jasa melalui vidio conference (Vicon), lansung dari aula pertemuan Benteng Kayumangiwang, Kantor Bupati Mamuju Tengah, difasilitasi oleh Badan Penelitian, Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappebangda) Mamuju Tengah, Senin (06/07).

Kepala Bappebangda Mamuju Tengah, Ishaq Yunus, mengungkapkan pertemuan rembuk stunting itu, adalah upaya mencari solusi bersama dalam rangka mendorong percepatan penurunan dan pencegahan stunting di Mamuju Tengah.

“Jadi ini adalah bagian dari pelaksanaan implementasi dari delapan kopergensi stunting yang harus dilaksanakan diseluruh pemerintah kabupaten kota diseluruh indonesia, dan menjadi pelaksanaan ketiga untuk Mamuju Tengah,” ungkap Ishaq.

Rembuk Stunting yang juga dihadiri oleh Pesakmi Sulbar, Nutritiom Policy Spesialis Direktorat Kesehatan dan Gizi Masyarakat Bappenas, Kemenag Mamuju Tengah, Camat sekabupaten Mamuju Tengah, sebagian Kepala Desa di Mamuju Tengah, Ia membeberkan bahwa hasil analisa situasi yang butuh intervensi hingga tahun 2021 adalah 76.61 % Cakupan ibu hamil, meliputi 62.24 % Cakupan kehadiran di Posyandu, 72.84 % Cakupan anak 6-59 bulan yang memperoleh Vitamin A, 36.07 % Cakupan kelas ibu hamil,

“Dan 5.02 % Keluarga yang mengikuti bina keluarga balita, 65.67 % Cakupan rumah tangga yang menggunakan sanitasi yang layak, 75.69 % Capukan rumah tangga yang mnggunakan sumber air yang layak, NA Cakupan orang tua yang mengikuti kelas parenting, NA % Capukan anak 2-6 tahun yang terdaftar di PAUD, 82.03 % Cakupan ibu hamil yang mendapat IFA (TTD) minimal 90 table selama kehamilan, 84.03 % Cakupan layanan ibu nifas, 91.81 % Cakupan remaja putri mendaptkan TTD,” beber Ishaq.

Sementara itu, Wakil Bupati Mamuju Tengah, Muh Amin Jasa, mengutarakan pembangunan sumber daya manusia bertitik tolak dari proses pembangunan. Dimana SDM berkualitas adalah salah satu syarat dalam menata segala aspek kehidupan,sebab itu, SDM adalah prioritas penting dari pusat hingga daerah.

“Karenanya generasi bangsa kita harus sehat, cerdas dan tumbuh dengab baik yang didukung oleh pendidikan yang berkualitas, yang diharapkan menjadi generasi yang kuat,” ujar Amin.

Namun Ia menambahkan, untuk mendapatkan generasi yang berkualitas ini, tentu faktor kebutuhan gizi kemudian menjadi penting, untuk dibicarakan dalam Rembuk Stunting ini.

“Dan salah satu yang menjadi penting dalam menekan dan mencegah laju stunting, adalah pentingnya ketahanan pangan,sebagi sumber gisi terbaik bagi kita dan generasi kita, dimana kami berharap semua orang di Mamuju Tengah punya akses yang sama terhadap pangan yang dapat menumbuhkan pemenuhan gizi bagi masyarakat Mamuju Tengah,” pungkas Amin.

(Mahfudz)

Bagikan

Pencarian Terkait

banner 728x90
Tidak ada Respon

Tinggalkan pesan "Populasi Stunting Mamuju Tengah Urutan Empat di Sulbar"