banner 728x90

PMII dan FPPI Berharap Kapolda Sulbar Bisa Tuntaskan Kasus Penganiayaan Mahasiswa

banner 728x90
Foto Unjukrasa Aliansi Mahasiswa Anti Kekerasan Aparat di depan Kantor Polres Mamuju (Jumat,27/05)

Foto Unjukrasa Aliansi Mahasiswa Anti Kekerasan Aparat di depan Kantor Polres Mamuju (Jumat,27/05)

Katinting.com, Mamuju – Polisi Daerah (Polda) Sulawesi Barat (Sulbar) telah terbentuk, dimana Kapolri Jenderal Badrodin Haiti telah menunjuk Brigjen Lukman Wahyu Hariyanto sebagai Kapolda pertama, yang sebelumnya menjabat sebagai Karo Provos Div Propam Polri.

Yang diketahui pengangkatan Brigjen Lukman Wahyu Hariyanto berdasarkan Surat Telegram Kapolri Nomor ST/1314/V/2016 tanggal 27 Mei 2016.

BACA JUGA : http://katinting.com/aliansi-mahasiswa-demo-pertanyakan-penangan-kasus-pemukulan-mahasiswa/

Harapan pun disematkan sejumlah aktivis di Mamuju, dimana Ketua Cabang Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Cabang Mamuju berharap kepada Kapolda yang baru membantu menyelesaikan terkait kasus penganiayaan mahasiswa STIE Muhammadiyah Mamuju yang juga aktivis FPPI Mamuju beberapa waktu lalu.

“Kami berharap Kapolda Sulbar yang baru itu dapat membantu penyelesaikan kasus penganiayaan kawan kami yang telah kami laporkan di Polres Mamuju, semoga ada kejelasan prosesnya dan tidak tebang pilih, memberi sanksi yang berat kepada pelaku pengeroyokan,” kata Ibnu Imat Tototi, Ketua PC PMII Mamuju.

Sementara itu Pimpinan Kota Front Perjuangan Pemuda Indonesia (FPPI) Mamuju juga berharap demikian, adanya sanksi yang tegas terhadap 9 oknum Polres Mamuju yang melakukan penganiayaan.

“Harapan besar kami kepada Kapolda Sulbar agar membantu menyelesaikan kasus penganiayaan kawan kami, memberi sanksi berat kepada semua pelaku dengan mencopot dari jabatannya, agar memberi efek jera dan tidak terulang lagi,” tutur Yuti Pimkot FPPI Mamuju. (Anhar Toribaras)

Bagikan
Tidak ada Respon

Komentar ditutup.