dprd sulawesi barat

Perusahaan Jepang Lirik Pengembangan Minyak Sawit di Sulbar

196 views
banner 468x60

Gubernur Sulbar, Ali Baal Masdar saat menerima kunjungan salah satu perusahaan dari Jepang yang berlangsung di ruang kerjanya. (Ft: Farid/Humas Pemprov Sulbar)

Mamuju, Katinting.com – Kepala Direktur Utama Perusahaan Crude Palm Oil (CPO) asal negara Jepang, Zuzuki Ichido Nobukatzu berencana melakukan kerjasama dengan Pemprov Sulbar untuk pengembangan pengelolaan minyak sawit, itu disampaikan saat melakukan pertemuan dengan Gubernur Sulbar, Ali Baal Masdar di ruang kerjanya, Jumat (24/11).

Zuzuki Ichido Nobukatzu didampingi  penerjemahnya mengatakan, kunjungan kerja bersama timnya tersebut bertujuan membangun kerja sama dengan Pemprov Sulbar, sekaligus permohonan izin meninjau lokasi perkebunan sawit, perusahaan kelapa sawit dan pelabuhan bongkar muatan yang ada di Belang-Belang. Itu adalah  langkah awal  perusahaan dalam menyusun rencana pembangunan perwakilan perusahaan CPO Tokyo/Jepang di Sulbar.

“Ini juga dalam rangka memenuhi salah satu kebutuhan listrik di Jepang, dimana limbah kelapa sawit juga busa dimanfaatkan sebagai pengganti batu bara,” kata Zuzuki.

Menanggapi hal tersebut, Gubernur Sulbar, Ali Baal Masdar sangat mengapresiasi  kunjungan investor Jepang tersebut, dimana melalui kerja sama itu dapat menguntungkan kedua belah pihak, serta mampu mensejahterakan taraf hidup masyarakat petani sawit kedepan.

ABM berharap, melalui kerjasama tersebut dapat memberikan nilai tambah dan Pendapatan Daerah.

“Pemprov Sulbar sangat mendukung hal tersebut. Silahkan berjalan sesuai aturan, dan Pemerintah akan membantu. Anggap Sulbar sebagai negara kedua anda yang harus dikembangkan,” ucapnya kepada Zuzuki bersama tim.

Kepala Bidang Produksi Perkebunan Dinas Pertanian Sulbar, Abdul Waris Bestari mengatakan,  pertemuan tersebut  membahas kerja sama pengelolaan sawit Sulbar, dimana Sulbar mempunyai tujuh pabrik kelapa sawit.

“Kita sangat berharap, harapan pihak CPO Tokyo tersebut dapat tertarik dengan kelapa sawit Sulbar Yang menempati urutan kedua terbesar di Kawasan Timur Indonesia( KTI),” sambung Abdul Waris.

Peluang kerja sama tersebut sangat besar, apalagi Sulbar sudah memiliki Badan Usaha Milik Daerah (BUMD). Dengan kerjasama tersebut  diharapkan mampu meningkatkan kesejahteraan para petani sawit. (ADV/Hms/Farid)

Pencarian Terkait

Ali Baal Masdar