banner 728x90

Perumput Laut Kambunong Butuh Pengeringan

Tidak ada komentar 355 views
banner 728x90

Aktivitas perempuan di Pulau Kambunong, turut membersihkan rumput laut hasil produksi petani disana. Karena minimnya tempat pengelolaan pengeringan, sehingga mereka memanfaatkan dermaga nelayan untuk melakukan aktivitas mereka. (Ist)

Mateng, Katinting.com – Produksi rumput laut atau disebut juga Alga di Kambunong, Kecamatan Karossa, Mamuju Tengah, dari waktu kewaktu terus mengalami peningkatan yang signifikan.

Peningkatan ini kemudian seiring dengan peningkatan jumlah kelompok pelaku usaha pengelolaan dan pengembangan produksi Alga di Kambunong, karena melihat hasil produksi yang memiliki nilai ekonomis cukup baik dalam meningkatkan kesejahteraan para petaninya.

Dalam catatan Katinting.com, saat ini jumlah kelompok pelaku usaha pengembangan rumput laut sudah ada 8 kelompok. Yang sebelumnya hanya berkisar 2 kelompok pelaku usaha, namun seiring waktu bisnis rumput laut makin menjanjikan, maka pelaku usaha juga makin bertambah kelompoknya, dan saat ini para petani sudah menghasilkan sampai 2 ton produksi sekali panen.

Hanya saja pertambahan produksi dan kelompok pelaku usaha ini, tak berbanding lurus dengan sarana prasarana mereka. Tingkat kepadatan pemukiman di Pulau Kambunong ini, mengakibatkan makin minimnya area pengelolaan dan pengeringan hasil produksi rumput laut para kelompok usaha disana.

“Nah, ini menjadi satu persoalan serius bagi petani rumput laut saat ini, karena makin minimnya area pengeringan hasil produksi mereka,” sebut salah seorang pemuda Kambunong, Iman Syawal P kepada Katinting.com, Jumat (05/06).

Karenanya Ia berharap, kiranya apa yang menjadi kebutuhan petani rumput laut di Kambunong bisa menjadi perhatian pemerintah melalui instansi terkait, dalam rangka memastikan produksi rumput laut petani terus bertahan.

“Saya kira ini bisa menjadi perhatian pihak instansi terkait di Mamuju Tengah, dalam hal ini adalah Bidang Budidaya di Dinas Kelautan dan Perikanan Mamuju Tengah, agar dapat memperhatikan apa yang menjadi keluhan petani Alga di Kambunong,” harap Iman.

Terpisah, Kepala Bidang Budidaya DKP Mamuju Tengah, Ibrahim, saat dkongfirmasi, membenarkan dan mengakui bahwa apa yang dikeluhkan oleh petani rumput laut di Mamuju Tengah khususnya di Kambunong, adalah tempat pengeringan.

“Bahkan memang sampai saat ini belum ada tempat yang standar untuk pengeringan, sehingga petani rumput laut hanya mengandalkam selasar dermaga nelayan atau halaman rumah mereka untuk pengeringan, sudah tentu ini memang menjadi konsentrasi perhatian kami di DKP Mamuju Tengah, khususnya Bidang Budidaya,” sebut Ibrahim.

Hanya saja untuk anggaran tahun 2020 yang memang sudah DKP Mamuju Tengah, upayakan di ploting beberapa anggaran untuk pengeringan, tentu agak sulit terealisasi mengingat sejumlah anggaran kegiatan di DKP Mamuju Tengah, karena Pandemi Covid-19 ini, ditarik.

“Tapi kami di DKP Mamuju Tengah, tidak tinggal diam begitu saja, karena kami akan terus berusaha agar para pembudidaya rumput laut di Desa Kambunong bisa mendapatkan Alat jemur yang standar dengan bersinergi provinsi dan pusat untuk pengadaan alat jemur yang standar.” Tutup Ibrahim.

Rumput laut yang dikeringkan di dermaga nelayan. (IST)

(Mahfudz)

Print Friendly, PDF & Email
Bagikan

Pencarian Terkait

banner 728x90
Tidak ada Respon

Tinggalkan pesan "Perumput Laut Kambunong Butuh Pengeringan"