banner 728x90

Perjuangan di Senayan, SDK Akhirnya Salurkan Bibit Jagung Kepada Kelompok Tani

banner 728x90

Suhardi Duka saat menyerahkan bantuan bibit jagung. (Dok. Anhar)

Mamuju, Katinting.com – Anggota DPR RI, Suhardi Duka (SDK) menyalurkan bantuan bibit jagung kepada sejumlah kelompok tani di Kabupaten Mamuju.

Penyerahan bibit secara simbolis berlangsung di Balai Pertanian di Kalukku yang dihadiri Asnawi mewakili Dinas Pertanian Provinsi Sulawesi Barat dan ratusan kelompok tani.

Asmawi mengatakan, bahwa sebenarnya Provinsi Sulawesi Barat tidak ada alokasi bibit jagung pada tahun ini, namun karena ada intervensi dari legislator Sulbar (Suhardi Duka) akhirnya mendapatkan alokasi 10.000 Ha.

“Sebenarnya tidak ada alokasi jagung untuk Sulbar secara umum, namun setelah ada refokusing anggaran yang di intervensi oleh legislator Sulbar daerah pemilihan Sulbar (Suhardi Duka) Alhamdulillah kita mendapat alokasi 10.000 Ha. Dibagi di Mamuju 7.000 Ha, Polman 1.000 Ha, Mateng 1.000 Ha dan Pasangkayu 1.000 Ha,” jelas Asnawi mewakili Dinas Pertanian Provinsi Sulbar dalam sambutannya. Sabtu (4/7).

Lanjut ia menjelaskan jumlah kelompok tani penerima di Mamuju 384 Kelompok sedangkan untuk kabupaten lain (Polman, Mamuju Tengah dan Pasangkayu) 142 kelompok.

Diketahui, setelah penyerahan secara simbolis, selanjutnya akan disalurkan oleh yang berwenang, langsung kepada masing-masing kelompok tani sesuai petunjuk teknis.

Sementara dalam sambutannya, Suhardi Duka membenarkan apa yang dikatakan Dinas Pertanian Provinsi Sulawesi Barat bahwa Provinsi Sulawesi Barat tahun ini tidak mendapatkan alokasi bibit jagung, karena ia ngotot harus ada, akhirnya bisa di adakan.

“Kemarin itu kita programkan 40.000. Karena ada refokusing, jadi tahap pertama 10.000. Sementara saya urus lagi 20.000. Karena saya merasa tidak adil kalau Mamuju 7.000 tapi Polman, Mamuju Tengah, Pasangkayu hanya 1.000, akhirnya saya perjuangkan lagi. Itupun atas permintaan kepala dinas pertanian provinsi, akhirnya saya merasa tidak enak karena Sulbar ini satu kesatuan sehingga kita berharap bisa merata,” papar Suhardi Duka.

Lanjut anggota Komisi IV, DPR RI ini mengatakan, banyak hal yang bisa dilakukan di Mamuju namun banyak hambatannya. Sehingga ia lebih sinergi bekerjasama dengan provinsi. “Provinsi itu lebih welcome dan sinergi. Mamuju ini dihalangi kita”.

“Ndak apa-apa kamu halangi saya, nanti saya kasi kabupaten lain. Ndak apa-apa kamu halangi saya asal kamu kasi juga kepetani, tapi sudah kamu halangi tapi juga ndak kasi petani?” pungkas mantan Bupati Mamuju dua periode ini.

Sebagai anggota DPR RI pada komisi yang juga membidangi pertanian, serta di Badan Anggaran ia berharap pertanian di Provinsi Sulawesi Barat bisa maju. “Saya akan memperjuangkan yang bisa kita perjuangkan untuk petani kita. Sisa bagaimana membangun sinergitas dengan pemerintah Provinsi dan Kabupaten. Kalau tidak welcome akan susah, masyarakat yang membutuhkan, petani yang perlu jadi jangan dihalang-halangi,” sebutnya.

Ia juga berpesan kepada kelompok tani yang menerima untuk benar-benar dimanfaatkan bantuan yang diberikan, untuk ditanam dengan baik, serta tidak dijual.

“Kita berharap Mamuju menjadi salah satu sentra produksi jagung, meski harga saat ini tidak stabil. Tapi kita membangun kerjasama dengan Japfa untuk kontrak dengan petani sehingga harganya tidak terlalu rendah,” pungkasnya.

Asnawi saat menyerahkan bantuan bibit jagung kepetani. (Dok. Anhar)

(Anhar)

Bagikan

Pencarian Terkait

banner 728x90
Tidak ada Respon

Tinggalkan pesan "Perjuangan di Senayan, SDK Akhirnya Salurkan Bibit Jagung Kepada Kelompok Tani"