Penyuluhan Program Pasar Aman dari Bahan Berbahaya

223 views

Wabup Mamuju, Irwan SP Pababari (kedua dari kiri) saat penyuluhan kepada komunitas pasar. (Humas Pemkab Mamuju)

Mamuju, Katinting.com – Mengantispasi maraknya produk pangan mengandung zat berbahaya yang tersebar dipasaran, BPOM Mamuju melakukan penyuluhan untuk meminimalisir atau terbebas dari zat berbahaya yang dapat merugikan pedagang dan konsumen.

Penyuluhan yang dilaksanakan Balai Pengawasan Obat dan Makanan (BPOM) Mamuju dilakukan kepada komunitas pasar supaya program pasar aman dari bahan berbahaya, yang berlangsung di ruang pola lantai III kantor Bupati Mamuju Jumat, (27/4).

Kepala BPOM, Netty Nurmuliawati menyampaikan, bahwa hingga saat ini masih menjumpai adanya bahan yang disalah gunakan dalam pangan seperti ikan dan krupuk yang diawetkan menggunakan zat berbahaya. “Tentu dengan kegiatan ini kami berharap semua pangan bisa terbebas dari zat berbahaya dan itu tidak bisa kita lakukan sendiri dimana seluruh lintas sektor terkait harus bersinergi utamanya Pemerintah Daerah, Dinas Perdangangan, Dinas Kelautan dan Perikanan, Dinas Perternakan, Dinas Kesehatan serta kepala pasar untuk melakukan pengawasan dan pembinaan terhadap nelayan, para pedagang dan masyarakat dengan format yang sudah lengkap ini”.

Sambung Netty Nurmuliawati, komunitas pasar bisa menyatukan presepsi bagaimana kita terus beruapaya melakukan penanganan dan pengawasan agar kota Mamuju bisa menjadi Pilot Project di Sulawesi Barat merupakan pasar yang bersih, aman dari bahan berbahaya.

“Kami mohon agar pemerintah daerah kedepan bisa memberi dukungan untuk keberhasilan program pasar aman dari bahan berbahaya,” ujarnya.

Wakil Bupati Mamuju H. Irwan SP Pababari yang membuka acara tersebut meminta agar para pedagang mengikuti dengan baik penyuluhan tersebut, tidak hanya secara formal saja. “Mari kita tumbuhkan kesadaran, selain ilmu yang kita dapatkan saat ini dan tentu akan berlanjut sampai kepasar, disana kalau bisa kita menghimbau teman–teman para pedangan untuk saling mengawasi dalam hal penyalahgunaan zat berbahaya, jangan hanya sebatas diruangan ini saja”.

Mari kita mengambil sebagian peran hidup ini untuk berbagi manfaat kepada orang lain dengan banyak memberi kebahagiaan, mulai sekarang daripada setengah haram untuk memperoleh hasil banyak namun merugikan kedepannya, mending cari yang halal saja meskipun tipis namun berkah untuk diri sendiri dan juga seluruh keluarga, ucap Irwan SP Pababari.

“Jangan sampai setetes air merusak segelas air, jangan biarkan formalin merusak amal hidup kita di dunia dan merusak masa depan bangsa, sekali lagi jangan sampai kerikil kecil membuat kita tersungkur jatuh kejalan,” tutur Irwan SP Pababari, itu pepatah baru.

Kegiatan tersebut juga dihadiri langsung oleh Kepala Dinas Perdagangan Mamuju Hj. Sitti Sutinah Suhardi, Kabid Perikanan Budidaya Dinas Kelautan dan Perikanan Kabupaten Mamuju Hj. Siti Nurmilah, Para Staff BPOM dan para pedangan pasar mamuju.

Foto bersama komunitas pasar dengan Wabup Mamuju dan pihak BPOM Sulbar. (Humas Pemkab Mamuju)

(ADV/Moana Maui)

Tidak ada Respon

Komentar ditutup.