dprd sulawesi barat

Pentingnya Penerapan K3 Dalam Setiap Program Pembangunan

97 views
banner 468x60

Enny Anggraeny Anwar memasangkan rompi pada pekerja saat peringatan K3 di Kabupaten Pasangkayu. (Hms Pemprov Sulbar)

Pasangkayu, Katinting.com – Mengusung tema, ‘Melalui budaya keselamatan dan kesehatan kerja (K3) kita bentuk bangsa yang berkarakter’. Peringatan Hari Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) tahun 2018 tingkat Provinsi Sulawesi Barat dipusatkan di Kabupaten Pasangkayu. Selasa, (6/2).

Hadir sebagai Inspektur Upacara, Wagub Sulbar, Enny Anggraeny Anwar, membacakan sambutan seragam Menteri Tenaga Kerja, mengatakan, pemerintah saat ini masih memprioritaskan setiap program kerja dalam pembangunan infrastruktur, antara lain fasilitas transportasi baik udara, darat, maupun laut serta sarana dan prasarana penunjang lainnya.

“Program pembangunan tersebut harus didukung dengan penerapan K3 agar pelaksanaannya tidak terjadi kecelakaan dan penyakit akibat kerja,” kata Enny.

Masih kata Enny, sejumlah kasus kecelakaan kerja terjadi belakangan ini, seperti kebakaran, runtuhnya konstruksi dan peledakan yang harus menjadi perhatian semua pihak. Kecelakaan kerja berdampak terhadap kerugian material, korban jiwa, gangguan kesehatan, dan mengganggu proses produksi. Karena itu, perlu dilakukan upaya yang nyata untuk mencegah dan mengurangi kecelakaan maupun penyakit akibat kerja secara maksimal.

Disebutkan, sesuai data dari BPJS Ketenagakerjaan pada tahun 2015 telah terjadi kecelakaan kerja sebanyak 110.285 kasus, sedangkan tahun 2016 sejumlah 105.182 kasus, sehingga sampai bulan Agustus tahun 2017 terdapat 80.392 kasus.

“Salah satu penyebab kecelakaan kerja tersebut adalah belum optimalnya pengawasan, pelaksanaan, serta perilaku K3 di tempat kerja,” tandasnya.

Untuk itu, kementrian ketenagakerjaan mengharapkan dukungan pemerintah daerah, lembaga, masyarakat industri untuk mengoptimalkan pelaksanaan K3. Maka dari itu pemerintah setempat membuat beberapa poin upaya pelaksanaan K3 pada tahun 2017 antara lain, menyusun dan menyempuranakan peraturan perundang-undangan dan standar di bidang K3, meningkatkan jumlah pengawas spesialis bidang K3, Meningkatkan peran serta masyarakat melalui lembaga K3 dan pemeduli K3, meningkatkan kesadaran tenaga kerja dan masyarakat melalui peningkatan jumlah personil K3, meningkatkan perusahaan yang mendapatkan penghargaan K3, peran serta Indonesia dalam forum-forum Asean, regional dan internasional bidang K3, pembentukan unit reaksi cepat pengawas ketenagakerjaan.

Hadir juga pada kesempatan tersebut, perwakilan para Bupati se-Sulbar, para pimpinan pengusaha tingkat pusat, para pimpinan serikat pekerja/buruh, para pimpinan perusahaan pekerja seluruh Indonesia serta undangan lain.

(Humas/Desi)

Pencarian Terkait

Ali Baal Masdar