banner 900x90

Penjara dan Denda Jutaan Bagi Kades dan ASN yang Terlibat Kampanye

170 views
banner 900x90

FGD Pengawasan Pemilu Partisipatif yang dilaksanakan Panwaslu Kecamatan Sampaga. (Foto Anhar)

Mamuju, Katinting.com – Panwaslu Kecamatan Sampaga melakukan kegiatan Forum Group Discussion (FGD) Pengawasan Pemilu Partisipatif, Kamis (6/12).

Kegiatan yang berlangsung di Hotel Anugrah Mamuju dihadiri Komisioner Panwaslu Kecamatan Sampaga yakni Heri Hardiansyah, Herman S.Pd, dan Alfi Syahrin Nur SH. Juga hadir sebagai pemateri dari KPU Mamuju dan Komisioner Bawaslu Mamuju.

Koordinator Divisi Pencegahan dan Hubungan Antar Lembaga, Bawaslu Mamuju, Siti Mustikawati dalam materinya menyampaikan pentingnya partisipasi masyarakat untuk menyukseskan pemilu 2019 mendatang.

Ia menegaskan bahwa, setiap laporan yang masuk akan diproses. Namun tidak sertamerta dilakukan sanksi, karena ada proses. Semua akan masih dugaan, “Semua laporan harus ada buktinya, ada saksi sehingga bisa diproses,” ucapnya.

Mustikawati juga mengingatkan agar Kepala Desa dan ASN tidak menguntungkan atau merugikan salah satu calon.

Ia menjelaskan, dalam pasal 490, UU Nomor 7 tahun 2017, yang berbunyi, Setiap kepala desa atau sebutan lain yang dengan sengaja membuat keputusan dan/atau melakukan tindakan yang menguntungkan atau merugikan salah satu Peserta Pemilu dalam masa Kampanye, dipidana dengan pidana penjara paling lama 1 (satu) tahun dan denda paling banyak Rp12.000.000,00 (dua belas juta rupiah).

Sambung Mustikawati, sedangkan dalam pasal 494 UU 7/2017 dengan jelas disebutkan ASN yang terbukti melanggar serta terbukti menjadi pelaksana atau tim kampanye, bisa terkena pidana paling lama 1 tahun dan denda paling banyak Rp 12 juta.

“Jadi harus di ingat, kalau ada ASN di tag dalam media sosial, kemudian di like dan dibagikan, itu berupa bentuk pelanggaran,” papar Mustikawati.

Begitu juga sarana kampanye dalam media penyiaran, cetak ataupun online dalam berkampanye ada waktunya, yaitu pada tanggal 24 Maret – 13 April 2019, sebutnya.

Ditemui Katinting.com, Anggota Panwascam Sampaga, Alfi Syahrin Nur SH., berharap kegiatan yang dilaksanakan bisa membangun kesadaran masyarakat, bersama-sama mengawal hak pilih warga dan menyukseskan Pemilu 2019.

“Peserta kegiatan diharapkan bisa bersama-sama melakukan tindakan pencegahan terjadinya pelanggaran-pelanggaran Pemilu, sehingga Pemilu dapat dilaksanakan secara aman tertib lancar, damai. Kami Panwaslu Sampaga mengajak seluruh elemen masyarakat terlibat dengan harapan, pelanggaran pemilu semakin berkurang,” harap Alfi.

Foto bersama usai FGD Pengawasan Pemilu Partisipatif yang dilaksanakan Panwaslu Kecamatan Sampaga. (Foto Anhar)

(ADV/Anhar)

banner 900x90
Berita Sulbar
Tidak ada Respon

Komentar ditutup.