banner 728x90

Pemkab Mamuju Beri Bantuan Pelaku Ekonomi Kreatif

798 views
banner 728x90
Hamsi Wahid dan Muhammad Daud Yahya

Habsi Wahid dan Muhammad Daud Yahya

Katinting.com, Mamuju –  Salah satu program Pemerintah Kabupaten (PEMKAB) Mamuju dalam meningkatkan perekonomian daerah adalah dengan memberikan bantuan kepada pelaku ekonomi mikro dalam membangun usaha yang bekerja sama dengan Koperasi Jasa Keuangan Syariah Manakarra.

Program ini sangat bersinergi dengan Mamuju Mapaccing yang diselenggarakan oleh Pemkab Mamuju, dimana para penerima bantuan ekonomi kreatif diwajibkan untuk lebih memperhatikan kebersihan, sehingga secara tidak langsung para penerima bantuan telah memperlihatkan kepada masyarakat  akan pentingnya kebersihan.

Pemberian bantuan kepada pelaku ekonomi kreatif bukan hanya berupa dana yang akan mereka terima melainkan bantuan berupa fisik seperti gerobak akan diberikan juga kepada mereka, tetapi bantuan tersebut bukan diberikan secara gratis atau cuma-cuma, tetapi para pelaku ekonomi mikro selaku penerima bantuan tetap melakukan pengembalian.

Calon penerima bantuan ekonomi kreatif adalah para penjual jajanan yang ingin melakukan usaha jajanan namun tidak mempunyai modal cukup untuk membuka usaha, sehingga sasaran yang akan dicapai adalah bagaimana mendorong pelaku ekonomi kreatif untuk bisa maju, contohnya adalah penjual jajanan disekolah-sekolah atau di pinggir jalan seperti penjual bakso, gorengan, jamu dan sebagainya.

“Bantuan ini lebih di prioritaskan kepada pedagang-pedagang jajanan untuk anak sekolah, karena ini memang perlu harus kita bantu, baik dari sisi tingkat kesehatan atau mutu sesuai dengan standar pangan serta keberbersihan, sehingga dalam melaksanakan program ini saya akan mengajak Dinas yang terkait,” ungkap H. Habsi Wahid di ruang kerjanya, Kamis (12/05).

Ia menambahkan, “bahwa kedepannya dalam merealisasikan kegiatan ini pada Bulan Suci Ramadhan nanti kita akan menyiapkan satu tempat atau lokasi di Mamuju khusus para pelaku ekonomi kreatif yang menerima bantuan dari pemerintah untuk berkumpul dan menjajakkan kulinernya di tempat tersebut,” jelasnya.

Melihat program ini merupakan program awal, maka Pemkab Mamuju dalam memberikan bantuan masih membatasi, “karena bantuan gerobak yang diberikan hanya berkisar 20 unit saja, maka dalam perekrutan calon penerima bantuan ekonomi kreatif dilakukan hanya pada wilayah kota Mamuju saja, dan ketika program ini berjalan dengan baik maka di tahun yang akan datang penerima bantuan akan kita tambah dan perlebar hingga kekecamatan,” imbuh Muh. Daud Yahya, Sekertaris Kabupaten Mamuju. (Syaifuddin)

Bagikan
Tidak ada Respon

Komentar ditutup.