banner 728x90

Pemerintah Abai, Tambang Ilegal Marak di Matra

1006 views
banner 728x90
Yani Pepi Andriani

Yani Pepi Adriani

Katinting.com, Mamuju – Sebanyak 15 titik tambang galian C berupa pasir dan batu di Kabupaten Mamuju Utara (Matra) dianggap ilegal. Seperti yang ada di Pasangkayu, Bambaira, Lariang dan Tikke.

Berdasarkan keterangan dari legislator Matra, Yani Pepi Adriani, bahwa maraknya tambang tidak resmi harus menjadi perhatian serius Pemkab Matra dan Provinsi Sulawesi Barat, untuk ditertibkan apalagi sudah ada surat Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat agar dilakukan penertiban pertambangan tanpa izin.

Diketahui Surat Pemprov Sulbar tersebut, nomor 540/2301/SET, tertanggal 26 Agustus 2015, perihal penertiban pertambangan tanpa izin, meminta kepada para bupati agar memerintahkan seluruh camat dan kepala desa untuk menyampaikan kegiatan usaha pertambangan tanpa izin didaerah masing-masing sekaligus melakukan penertiban dan pengarahan untuk membuat pengajuan permohonan Izin Usaha Pertambangan (IUP) kepada Pemprov Sulbar sesuai dengan aturan.

“Kami menganggap pemerintah kabupaten mengabaikan surat tersebut, padahal sudah sangat jelas agar dilakukan penertiban pertambangan tanpa izin, sementara disejumlah lokasi itu masih beroperasi,” kata Yani Pepi Adriani.

Sambung politisi partai Demokrat ini, menerangkan bahwa sudah beberapa kali melakukan hearing di DPRD meminta kejelasan para penambang terkait izinnya namun tidak dapat ditunjukkan.

Anehnya lagi menurut mantan Kepala Desa Lariag ini, selama beroperasi itu dipungut pajak, namun tidak jelas arahnya kemana. Sehingga ia berkomitmen untuk tetap menindak lanjuti persoalan tersebut sampai ada kejelasan, sesuai tugas pokok dan fungsi sebagai wakil rakyat. (Anhar Toribaras)

Tambang Galian C di Matra

Tambang Galian C di Matra

Bagikan
Tidak ada Respon

Komentar ditutup.