banner 728x90

Pegiat Literasi Tak Terima Kegiatannya di Klaim GARBI, Hajrul Sampaikan Maaf

Fahri Hamzah saat menjadi pembicara dalam kegiatan bincang literasi di Warkop Teras Baca. (Foto Anhar)

Mamuju, Katinting.com – Pelaksana kegiatan dialog literasi tidak terima kegiatan ngobrol inspiratif (Ngopi) dengan Wakil Ketua DPR RI Fahri Hamzah di Warkop Teras Mamuju, Senin (21/2), diklaim Ormas GARBI Sulbar.

Menurut pelaksana, klaim itu datang dari tokoh Organisasi Massa (Ormas) Gerakan Arah Baru Indonesia (Garbi), Hajrul Malik bahwa kegiatan tersebut digagas oleh Garbi Sulbar melalui postingan Facebook.

Dimana dalam postingannya, “Surprise lebih dari 100 pegiat literasi se-Sulawesi Barat berkumpul di sebuah kedai kopi sederhana “Teras Mamuju” untuk #ngopibareng sore ini (Senin,11/2) yang digagas GARBI SULBAR” tulis Hajrul Malik, dalam postingan facebooknya yang turut disebar ke grup-grup WhatsApp.

Atas hal tersebut, Kepala Bidang Perpustakaan, Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Mamuju, Fausan Basir membantah bahwa kegiatan diskusi literasi yang dibuat tersebut merupakan gagasan Garbi Sulbar.

“Tidak benar dan sangat menyakitkan Klaim sepihak tersebut. Kegiatan ini murni kegiatan yang digagas bersama penggiat literasi yang mulai kita konsep sejak seminggu lebih setelah mendapat kepastian dari staf khusus Fahri Hamzah. jadi bukan dari Garbi Sulbar,” tegas Fausan Basir.

Kegiatan Dialog literasi tersebut sudah sejak Januari lalu dikomunikasikan pihak perpustakaan Mamuju melalui jejaring staf khusus Fahri Hamzah. Setelah mendapat kepastian Fahri Hamzah bisa mengisi kegiatan diluar agenda utama berkunjung ke Sulawesi Barat barulah kegiatan literasi tersebut mulai disiapkan, sebutnya.

“Tidak ada sedikitpun tenaga maupun sepersen dana yang kami terima dari pihak manapun termasuk Garbi Sulbar untuk kegiatan ini. Semua merupakan swadaya bersama para pegiat literasi, dari persiapan hingga selesainya kegiatan. Dan kami sangat terpukul dengan klaim sepihak tersebut,” tandas Kabid Perpustakaan itu.

Pegiat literasi, Abdi Kurniawan dari komunitas literasi Teras Aksara mengaku kaget akan postingan tak berdasar milik Hajrul Malik tersebut.

“Kami capek urus dan ada yang klaim, seakan tidak memiliki rasa malu menurut saya,” ungkapnya singkat.

Saat dikonfirmasi, Hajrul Malik menyampaikan permohonan maafnya dan mengakui salah tulis.

Permohonan maaf Garbi Sulbar atas salah penulisan terkait penggagas kegiatan diskusi atau ngopi inspirasi hari ini, sama sekali GARBI tidak terlibat. Sambung Hajrul memberikan keterangan, Itu murni salah tulis, tidak ada maksud mengklaim. Jadi itu tadi saya copy link dari group GARBI Gorontalo Mamuju (official team).

Lanjut Hajrul menjelaskan. Murni, salah penulisan. Saya berterima kasih kawan kawan penggiat literasi Mamuju, teras Mamuju dan kantor perpustakaan serta elemen lainnya yg terlibat. GARBI sama sekali tidak ada panggung di diskusi tadi atau ngopi inspirasi. Itu murni usaha kawan kawan penggiat literasi.

Acara GARBI hanya di Maleo malam ini, tutup Hajrul.

(Anhar)

banner 900x90
Tidak ada Respon

Tinggalkan Balasan